Gubernur Arinal Imbau Pengungsi Tenang dan Kembali Kerumah

Nasional, Saburai269 Dilihat
Gubernur Arinal Imbau Pengungsi Tenang dan Kembali Kerumah

Bandar Lampung : Pasca gempa hebat berkekuatan 7,4 SR. Gubernur Lampung beserta ibu Wakil Gubernur Lampung langsung meninjau para pengungsi dari pesisir teluk Lampung di balai Keratun pemerintahan Provinsi Lampung, Jum’at malam (02/03/2019).

Dalam kedatanganya itu Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menyebut, memang benar adanya gempa di Provinsi Banten, namun demikian masyarakat diimbau agar tetap tenang karena setelah potensi tsunami dicabut Pemprov yakin keadaan akan lebih baik sehingga masyarakat boleh kembali pulang kerumah masing-masing.

“Ibu-ibu, Bapak, rakyatku, saudaraku. Jadi tadi memamang ada gempa di Banten, jaraknya kesini lebih kurang 230KM, nah dikhawatirkan Tsunami, tapi alhamdulillah itu tidak terjadi, jadi mari kita tetap tenang dan kembali kerumah masing-masing,”Kata Arinal.

Dijelaskanya, setelah bahaya Tsunami dicabut pihaknya kembali memastikan kepada beberapa pihak terkait yakni BMKG, BNPB, Angkatan Laut dan sebagainya, sehingga dari beberapa koordiasi itu didapatlah informasi Valid bahwa Lampug dinyatakan aman.

“Jadi bagi yang masih ragu ditunggu saja hingga jam 12.00wib, kalau sudah tidak ada masalah lagi boleh pulang saya tanggungjawab, kasian anak-anaknya,”Ujar Arinal.

Himbauan yang disampaikan Gubernur itu juga bersamaan dengan himbauan BMKG Pusat yang menyatakan bahaya tsunami dicabut, sehingga untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kekhawatiran rumah dijarah orang, anak-anak kedinginan maka sebagian anggota keluarga dipersilakan pulang.

“Ya kalau ada yang masih khawatir boleh disini, tapi ada bagusnya sebagian keluarga pulang karena insyallah sudah aman,”Demikian Arinal.

Usai menemui beberapa pengungsi selanjutnya Gubernur Arinal kembali menguangi maklumatnya dipelataran gedung pusiban kepada masyaakat yang diluar, kemudian bertemu dengan Walikota Herman HN untuk bersalaman dan kemudian meninggalkan lokasi.

Putra

Komentar