Menuju Institusi Unggul, UIN RIL Tingkatkan Kompetensi Dosen

Kabar Kampus198 Dilihat

Bandar Lampung, (Metropolis.co.id) – Peningkatan kompetensi dosen merupakan kunci yang paling utama dalam mewujudkan visi dan misi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) untuk menjadi institusi yang unggul dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh Rektor Prof H Wan Jamaluddin Z MAg PhD di Ruang Teater Lt.2 pada saat membuka kegiatan Workshop Pengembangan Mutu dan Kompetensi Dosen untuk pengembangan instrumen evaluasi, Senin (22/04/2024).

Menurutnya, peningkatan kompetensi dosen ini harus menjadi komitmen bersama sebagai tanggung jawab berprofesi sebagai dosen.

UIN Raden Intan Lampung, ujar Prof Wan, sebagai salah satu perguruan tinggi pilihan di Indonesia, memiliki peran penting dalam mencerdaskan anak-anak bangsa dalam membangun peradaban Indonesia ke depan.

“Peran tersebut tidak akan terlaksana tanpa dedikasi dan kompetensi para dosen yang menjadi ujung tombak pendidikan di institusi kita ini untuk mewujudkan cita-cita besar menjadi salah satu institusi rujukan dunia,” katanya.

Kegiatan workshop yang berlangsung hingga 26 April 2024 ini kembali diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Raden Intan Lampung. Diikuti sebanyak 150 dosen yang terbagi menjadi 5 rombel sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan.

Rektor juga mengajak para dosen untuk selalu update dan adaptive, selalu meningkatkan kompetensi diri, baik dalam bidang pedagogi, penguasaan materi, maupun pemanfaatan teknologi informasi dalam memberikan layanan kepada mahasiswa dan masyarakat.

“Di tangan bapak ibu dosen akan lahir para penerus kita yang akan mewarisi dunia akademik dunia intelektual dan juga kehidupan bermasyarakat di masa yang akan datang di tanah air kita dan juga dalam kancah global,” ucapnya.

Ketua LPM, Dr Andi Thahir MA mengatakan, materi yang disampaikan yakni mengenai intrumen evaluasi. “Karena sejatinya seorang sarjana pada KKNI level 6 kemampuan evaluasi harus dimilikinya, terutama harus Higher Order Thinking Skills (HOTS),” tuturnya.

Adapun narasumber yang dihadirkan yakni, Prof Dr H Rohmad M Pd, Prof Dr H Suparjo MA, Dr Hj Sumiarti MAg, dan Dr Muh Nurhalim M Pd dari UIN Saizu Purwokerto

Rilis

Komentar