oleh

Tingkatkan Ekonomi Mandiri Disabilitas, Pemkab Blitar Rangkul HWDI Blitar

Tingkatkan Ekonomi Mandiri Disabilitas, Pemkab Blitar Rangkul HWDI Blitar 

Blitar, (Metropolis.co.id) – Untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat, khususnya yang menyandang Disabilitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, dalam hal ini  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) menjalin hubungan kerjasama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Cabang Blitar di bidang perekonomian, yang dilaksanakan di Hold Kampung Coklat pada Jumat, (24/09/2021).

Pemkab Blitar dan HWDI Cabang Blitar membuktikan keseriusan kerjasamanya dengan memberikan motivasi dan pelatihan bisnis kepada sekitar 110 warga disabilitas kabupaten Blitar. Pelatihan tersebut dimulai hari ini, Jumat 24 September 2021 sampai besok Sabtu, 25 September 2021.

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Bappeda Kabupaten Blitar, Roni Arif Satriawan menjelaskan, pemberian pelatihan bisnis ini berangkat dari adanya hambatan sosial kaum disabilitas untuk membangun kemandirian ekonomi dalam berwirausaha atau bisnis saat mengikuti pelatihan bisnis.

“Pelatihan bisnis untuk disabilitas ini merupakan konsep program kerja yang disusun HWDI bersama Pemkab Blitar yang didanai United States Agency for International Development (USAID) Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI), yang programnya bernama USAID JAPRI People with Disability (PWD),” jelasnya.

Roni mengungkapkan, sebelumnya banyak penyandang disabilitas yang tidak sampai selesai mengikuti pelatihan ini. Padahal, konsep pelatihan JAPRI itu selama 3 sampai 4 bulan. Hambatan mereka karena minder dan segala macem.

“Akhirnya dengan adanya pelatihan khusus yang pelatihnya juga disabilitas itu, membuat mereka nyaman. Semoga setelah mengikuti pelatihan nanti mereka semakin kuat membangun bisnis,” ungkapnya.

Roni menambahkan, dalam pelatihan ini diberikan materi Training of Trainers (TOT), dilanjut dengan Trainer of Coach (TOC). Saat ini, peserta pelatihan sudah sampai tahap Business Motivation Workshop (BMW). Setelah itu, dilanjut lagi pelatihan bisnis model canva atau pemberian bantuan modal kepada peserta yang memiliki proposal bisnis baik.

“Ada sekitar 30 sampai 50 peserta terbaik yang akan dipilih yang proposal bisnisnya baik. Bantuan modal dari USAID ini nanti diberikan sebesar 200 dolar per orangnya,” imbuhnya.

Menurut Roni, Pemkab Blitar telah sukses mereplikasi mengembangkan konsep pelatihan kewirausahaan dari USAID JAPRI PWD ini untuk mengembangkan wirausaha di kabupaten Blitar. Oleh karena itu, pihaknya akan terus konsisten meneruskan terobosan baru upaya pengoptimalan kewirausahaan di tahun-tahun berikutnya.

“Kita sudah banyak mereplikasi sehingga menghasilkan program seperti Abang Wira, Abang Makro hingga terbaru Adi Ekspor. Sejak dibina tahun 2018 kita antusias melanjutkan program JAPRI ini. Ini semua warisan JAPRI yang dibawa ke kabupaten Blitar. Semoga JAPRI PWD ini bisa kita teruskan agar saudara-saudara kita yang kurang beruntung bisa meningkat perekonomiannya,” pungkasnya.

Eko /Adv

Komentar

Tinggalkan Balasan