Pemkab Asahan Sabet Peringkat Pertama Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Sumatera Utara

Asahan408 Dilihat

Kabupaten Asahan, (Metropolis.co.id) – Pemerintah Kabupaten Asahan meraih penghargaan bergengsi sebagai Pemerintah Daerah dengan Kinerja Penyaluran Dana Desa Terbaik di Sumatera Utara.

Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, menerima langsung penghargaan tersebut dari Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumut, Astera Primanto, dalam acara Rapat Koordinasi (Rakor) Pembangunan Sumatera Utara Tahun 2023.

Acara ini diselenggarakan di Santika Hotel Medan dan menjadi momen bersejarah bagi Asahan, yang telah memperlihatkan kinerja luar biasa dalam penyaluran dana desa hingga akhir November 2023. Rabu, 13 Desember 2023.

Rakor tersebut tidak hanya menjadi ajang pemberian penghargaan, namun juga menjadi forum penting untuk Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Buku Alokasi Transfer Ke Daerah (TKD) Tahun Anggaran 2024 Provinsi Sumatera Utara kepada seluruh Pemerintah Daerah di Sumut.

Penjabat Gubernur Sumut, Hassanudin, menyerahkan DIPA secara digital kepada kementerian/lembaga dan kabupaten/kota, sambil menekankan urgensi eksekusi program-program yang telah direncanakan pada awal tahun 2024. Hassanudin menegaskan, “Begitu diterima, langsung dieksekusi (rencana kerja/program), itu berdampak pada program yang berkaitan langsung dengan masyarakat.” Pada tahun 2024, Sumatera Utara memiliki lima fokus alokasi APBN yang ditekankan oleh Hassanudin. Pertama, perbaikan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kedua, percepatan transformasi ekonomi hijau. Ketiga, pemberian subsidi dan bantuan sosial yang tepat sasaran. Keempat, penguatan sinergi anggaran pusat dan daerah. Kelima, peningkatan efisiensi dan efektivitas belanja negara. Menariknya, Sumut juga akan menjadi tuan rumah dua event besar pada tahun 2024, yakni Pemilu serentak dan Pekan Olahraga Nasional Aceh-Sumut.

Dalam rangka menyongsong dua agenda besar tersebut, Pemprov Sumut meluncurkan strategi Kolaborasi Antar Wilayah dan Antar Lembaga (KAWAL). Hassanudin menjelaskan bahwa KAWAL adalah bentuk kerja sama antar seluruh stakeholder, baik lembaga maupun wilayah, untuk menyatukan dan mengoptimalisasikan setiap potensi yang ada demi mencapai tujuan bersama, yaitu pembangunan Sumatera Utara yang lebih baik.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumut, Astera Primanto, turut memberikan pandangan penting. Beliau mengharapkan agar kebutuhan belanja disusun sesuai prioritas. Dalam konteks ini, transparansi dan akuntabilitas terus ditingkatkan untuk menghindari potensi korupsi.

Astera juga menekankan pentingnya sinergi dan harmonisasi kebijakan APBD dengan APBN untuk terus ditingkatkan, sehingga pembangunan dapat bergerak selaras. Setelah menerima penghargaan, Wakil Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh pihak yang telah berhasil melaksanakan penyaluran dana desa di Kabupaten Asahan.

Dia berharap kinerja tersebut dapat terus ditingkatkan di segala aspek urusan pemerintahan agar pelayanan publik kepada masyarakat dapat terlaksana dengan lancar dan berkesinambungan.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Kapolda Sumut Agung Setya Imam Effendi, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting, Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Arief S Trinugroho, Bupati/walikota se-Sumut, serta Kepala OPD Pemprov Sumut. Keberhasilan Pemkab Asahan menjadi sorotan utama dalam acara ini, sementara seluruh pemangku kepentingan memandang positif dan memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut.

Penghargaan ini menjadi cerminan komitmen dan kerja keras Pemerintah Kabupaten Asahan dalam memajukan pembangunan di tingkat desa. Kinerja yang luar biasa dalam penyaluran dana desa tidak hanya mencerminkan efisiensi administratif, tetapi juga memberikan dampak positif langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Harapannya, prestasi ini akan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain di Indonesia untuk terus berinovasi dalam penyaluran dan pengelolaan dana desa demi mewujudkan pemerintahan yang lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus mendorong koordinasi dan sinergi antarwilayah dan antarlembaga melalui strategi KAWAL. Dengan berbagai agenda besar yang akan dihadapi pada tahun 2024, sinergi ini menjadi kunci kesuksesan dalam menghadapi tantangan dan menjalankan program pembangunan.

Diskominfo Asahan

Komentar