Pengemis di Depok Paksa Minta Rp 1 Juta, Marah-marah dan Ngaku Malaikat?

Nasional1657 Dilihat

Depok, (Metropolis.co.id) – Video seseorang wanita diprediksi pengemis marah ke owner rumah sebab tidak diberi duit lebih di Rangkapan Jaya, Sawangan, Depok, viral di media sosial. Owner rumah mengatakan perempuan itu marah-marah serta mengaku malaikat dikala tidak diberi bonus duit

Dalam video yang dilihat detikcom, Jumat (14/6/2024), pengemis itu nampak menggunakan pakaian biru dengan kerudung putih. Ia nampak bawa tas.

Perempuan tersebut nampak berdiri di teras rumah seorang Sedangkan perekam terletak berdiri di balik pintu sisi dalam rumah.

Perempuan diprediksi pengemis itu terdengar keluhan sebab merasa duit yang diberikan owner rumah sangat sedikit. Ia memohon bonus duit

“Teh, gua dari Pandeglang ke mari aku mah kan jauh ke sini,” kata pengemis itu.

“Lah Bunda kan udah berkali-kali ke mari lagian mengapa ke mari lagi?” Jawab owner rumah.

“Kalau sama mama dikasih Rp 30 ribu, Teh Rp 10 ribu,” kata pengemis itu.

“Udah, Ibu,” jawab Zahro sembari memohon pengemis itu berangkat

Pengemis itu setelah itu terdengar berteriak sembari menolehkan kepala ke arah lain. Tetapi tidak terdengar jelas apa yang diteriakkan perempuan itu.

Owner rumah, Zahro Qolbu (22), berkata peristiwa itu terjalin pada Rabu (12/6). Ia berkata pengemis itu awal mulanya tiba ke rumahnya serta mengucapkan salam berkali-kali sembari berteriak.

Zahro berkata ia setelah itu membangunkan ibunya yang lagi tidur. Sehabis dicek, nyatanya orang yang mengucapkan salam merupakan pengemis yang telah sebagian kali tiba ke rumah.

Pendek cerita, Zahro yang disuruh keluar serta berikan duit ke pengemis itu. Tetapi pengemis itu marah-marah sebab merasa duit yang diberikan sangat sedikit.

“Dia marah-marah seperti ‘Kurang. ini, memohon tambahin lagi’,. terus saya berkali-kali bilang, ‘Maaf. tidak terdapat lagi’. Aku bilang hanya terdapat segitu. Tetapi ia marah-marah terus ngoceh-ngoceh tidak jelas, ngatain aku orang jahat,” ucap Zahro.

Ia berkata pengemis itu terus ngoceh dikala memandang terdapat orang yang masuk ke rumah Zahro. Sementara itu bagi berdasarkan Zahro, orang yang masuk itu merupakan keluarganya.

“Dia maksa masuk pula nunjuk-nunjuk dapur aku ia bilang katanya, ‘Orang. jahat boleh masuk’. Aku jawab, ‘Itu. adik aku masa tidak dibolehin masuk’. Aku jawab aja, ‘Nggak. dapat kan bunda bukan keluarga saya’,”. jelasnya.

Zahro berkata perempuan itu terus marah-marah sepanjang 30 menit sampai kesimpulannya Zahro mengecam mau melapor ke Pimpinan RT setempat. Zahro berkata kerabat laki-lakinya setelah itu tiba

“Pas kerabat aku yang laki-laki tiba ia baru mulai khawatir tetapi marah-marah pula ‘Jangan. turut campur’. katanya. Kesimpulannya kerabat aku pura-pura ke depan ingin lapor RT serta ia marah. Sembari marah itu ia ngambilin santapan yang terdapat di stoples ini dimasukin ke tisu. Ya telah sebab ia khawatir ngehadapin kerabat aku yang laki-laki ia berangkat tetapi pernah ngelempar biskuit,” tuturnya.

Zahro berkata pengemis itu pernah mengaku selaku malaikat serta mengecam hendak membalikkan rumahnya. Ia pula menyebut pengemis itu memohon Rp 1 juta.

“Sebelum ia berangkat ia ngomong katanya aku berdosa sebab ia malaikat, ingin tebalikin rumah aku Yang mau aku tekankan ia berani ini sebab tidak terdapat laki-laki, terus memohon sejuta berkali-kali, ngata-ngatain aku sebagainya,” ucapnya

Zahro berkata pengemis itu mengaku selaku malaikat, tetapi memohon duit dengan alibi ongkos kembali ke Pandeglang, Banten. Zahro juga mengaku bimbang bila wajib melapor polisi sebab peristiwa tersebut.

“Iya ngaku malaikat rasul utusan Allah. (Alasan minta uang) buat pulang ke Pandeglang. (Lapor polisi) nggak sih karena bingung juga langkah apa yang harus diambil,” tuturnya.

detik

Komentar