oleh

Puncak Dies Natalis Ditutup Dengan Kemeriahan Jalan Sehat Alumni Fisip Unila

Bandar Lampung : Hari puncak peringatan Dies Natalis Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisip) Universitas Lampung ke-32 resmi ditutup melalui pembagian piala dan gelaran jalan sehat bertabur hadiah Doorprize, selain itu acara juga tanpak meriah dengan hadirnya ratusan orang IKA Fisip Unila saat itu.

Jalan sehat dibuka oleh Ketua IKA Fisip Unila, Agung Mula Putra Nata Menggala dan Prof. Dekan Fakultas Fisip Unila. Dr. Syarief Makhya ditemani Prof Karomani di posisi start halaman gedung B Fisip Unila dengan rute mengitari kampus biru Unila sekira pukul 06.30Wib pagi hari, Sabtu (27/10/2018).

“Suatu kebanggan bagi saya dapat berkumpul dan bertemu dengan para dosen, teman-teman alumni, senior, junior yang saat ini hadir, dengan tema kita kritis, inovatis dan edukasi diharapkan dapat menyokong kemajuan bangsa melalui peran kita masing-masing,”Kata Frans Agung Ilmu Nata Menggala saat memberi sambutan, sabtu ( 27/10/2018).

Menurutnya, saat ini pemerintahan saat ini nilainya masih merah karena banyaknya pejabat yang tertangkap petugas akibat korupsi, jadi hal itu juga menandakan lemahnya basic atau keilmuan seseorang yang tidak secara baik menguasai ilmu tata kelola pemerintahan karena latar belakang yang tidak begitu mumpuni.

“Kita di Fisip diajarkan ilmu menata kelola perusahaan atau lembaga dan negara, hendaknya, itulah yg dapat kita terapkan di kehudupan nyata, jangan sampai kita hanya terbawa kepentingan seperti contoh saat ini, tokoh agama pecah. Mahasiswa jadi tim sukses,”Jelasnya.

Sementara itu, Dekan Fisip Universitas Lampung, Syarief Makhya mengatakan, Fisip Unila ditetapkan dan mendapat SK pada tahun 1986 dengan penerimaan mahasiswanya pada tahun 1985, karena saat itu masih bergabung dengan Fakultas Hukum. Dalam perkembanganya semulanyang hanya memiliki 2 prodi kini telah maju pesat dengan 12 prodi yang ada.

“Sekarang kita ada 12 prodi mulai prodi tingkatan Diploma, S1 hingga S2. Saat ini juga tercatat ada sekitar 8ribu 7ratus orang alumni dan lulusan yang bekerja diberbagai lini dan sektor,”Katanya.

Masih kata dia, potensi Fisip Unila saat ini Lebih dari 40persen ada doktor muda yang luar biasa, mereka juga dari lulusan dalam dan luar negeri, sadar sebagai potensi besar dirinya mengajak mereka berkiprah memberi warna, memiliki komitment dan kebersamaan dengan visi membangun untuk Fisip yang lebih baik.

“Kedepan orientasi kita adalah bersaing dalam tataran nasional dan global, kita harus memiliki akteriditasi internasional, kita harus besar dan tak boleh lagi dalam bayang-bayang Fakultas lain,”Tutupnya.

Masih dilokasi yang sama, wakil Rektor II bidang kemahasiswaan dan alumni Prof Karomani juga menjelaskan jika usia 32 tahun untuk ukuran sebuah Universitas Besar adalah usia muda, sehingha masih banyak waktu untuk berkiprah dan memajukan kondisi yang ada saat ini.

“Perlu diketahui jumlah alumni Unila saat ini sudah mencapai 160juta orang, artinya 32 tahun itu usia muda, masih banyak waktu untuk berkembang seperti universitas maju di luar negeri, IKA ini sangat berperan dan bisa menjadi acuan akteriditasi, semoga dengan banyaknya ika kita dapat lebih bersatu. Seperti di tingkat Universitas kita ada ketua ika yakni Jaksa Agung, HM Prasetyo alumni lain juga lagi kita upayakan jadi Jampidsus karna bersama kita bisa dan sama-sama kita dorong jejaring itu,”Tutupnya.

Penulis : Putra

Komentar

News Feed