oleh

Mapala Unila Persembahkan Taman Baca Untuk Anak di Pesisir Cugung Rajabasa

Mapala Unila Persembahkan Taman Baca Unutk Anak di Pesisir Cugung Rajabasa

Rajabasa, (Metropolis.co.id) – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Lampung (MAPALA UNILA) mengadakan kegiatan sosialisasi sampah dan Pembuatan Taman Baca bagi anak-anak di Desa Cugung, Rajabasa, Lampung Selatan, Sabtu (05/06/2021).

Tak hanya pada hari puncak peringatan lingkungan Hidup sedunia, kegiatan mapala unila ini juga mengampanyekan sosialisasi tentang pengelolaan sampah melaui kegiatan diskusi, bakti sosial serta pengadaan taman baca untuk anak-anak usia sekolah serta masyarakat umum dipesisir Desa Cugung Kalianda.

Ketua Mapala Unila mengatakan, kegiatan secara resmi dibuka pada tanggal 5 Juni 2021 di Gedung Serba Guna Desa Cugung yang dihadiri langsung oleh Kepala Desa Cugung Syafrudin Ali beserta jajaran perangkat desa, Ketua RT, Karang Taruna Desa Cugung, dan kurang lebih 30 orang peserta warga desa.

Dalam kegiatan sosialisasi, Mapala Unila menghadirkan tiga narasumber yakni Yessi Mulyani, (Dosen Teknik Informatika Unila), Novita dan Erinda Wanti (WWF-Indonesia) dan Pihak Mapala Unila selaku mahasiswa yang juga berperan selaku aktivis lingkungan.

“Banyak pembahasan dalam sosialisasi tersebut, tentang ramah lingkungan, restorasi lingkungan, isu kerusakan hutan dan lingkungan, krisis lahan satwa, semua membuahkan pesan bagaimana kita berlaku adil pada lingkungan yang kita tinggali demi keberlansungan ekosistem dimuka bumi,” ujar Ketua Mapala Unila Vito Carmanda AS.

Ketua Mapala Unila 2021 ini juga menegaskan bahwa sosialisasi yang mengangkat tema ‘menjaga dan melestarikan lingkungan adalah ekpresi terbaik untuk alam’ diharapkan tak hanya menjadi sebuah acara seremonial saja, tetapi lebih pada menularkan sebuah komitment untuk lebih sadar akan ramah lingkungan.

Tak hanya isue lingkungan saja yang diangkat pada kegiatan ini, tetapi ada juga kegiatan sosial atau humanity untuk basis edukasi anak diluar sekolah, misalnya dengan penyuluhan dan penyediaan sarana baca yang akan bermanfaat menambah pengetahuan anak-anak diluar sekolah.

“Ini bagian langkah sederhana kami, semoga membuahkan pesan serius pada kita semua akan pentingnya kelestarian lingungan, bersama kami satukan aksi, padukan kreasi, lestarikan bumi,” demikian pesan Vito Carmanda.

Setelah kegiatan diskusi, acara dilanjutkan dengan peresmian Taman Baca yang berlokasi di pekarangan rumah Ketua RT Desa Cugung resmi dibuka ditandai dengan pemotongan pita oleh Sekretaris Desa Cugung dan Ketua Umum Mapala Unila.

Red

Komentar

News Feed