oleh

Bupati Blitar Tinjau Kesiapan Peserta SKD CASN Kabupaten Blitar 2021

Bupati Blitar Tinjau Kesiapan Peserta SKD CASN Kabupaten Blitar 2021

BLITAR, (Metropolis.co.id) – Bupati Blitar, Rini Syarifah didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Blitar, Drs, Izul Marom, meninjau kesiapan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada penerimaan Calon Apartur Sipil Negara (CASN) kabupaten Blitar tahun 2021. SKD CASN dilaksanakan di hotel Crown Victoria Tulungagung, Selasa, 28 September hingga Selasa, 5 Oktober 2021 mendatang.

Pada SKD CASN kali ini, terdapat 3.477 (tiga ribu empat ratus tujuh puluh tujuh) peserta tes CASN dan 367 (tiga ratus enam puluh tujuh) peserta tes PPPK yang memilih titik lokasi ujian di Crown Victoria Tulung Agung, sedangkan yang memilih ujian diluar Crown Victoria untuk CASN sebanyak 238 orang dan PPPK Non Guru 7 orang. Untuk jumlah formasi CASN 162 formasi, untuk PPPK, non guru sebanyak 282 formasi. Jumlah pelamar 4.089 orang terdiri dari CASN sebanyak 3.715 dan PPPK non guru 374.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Rini Syarifah turut mendoakan para peserta agar mendapatkan kesuksesan hingga bisa lolos menjadi ASN yang amanah di lingkungan Pemkab Blitar. Rini juga berharap kiranya ASN yang lolos nantinya bisa berorientasi dalam pelayanan yang akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif dan kolaboratif.

“Berakhlak merupakan nilai dasar ASN yang baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo. Jangan sampai ini hanya menjadi jargon, namun harus bisa diterapkan oleh semua ASN, khususnya ASN di kabupaten Blitar,” ujarnya.

Rini mengungkapkan, pihaknya optimis pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) ASN seperti ini bisa diwujudkan, sehingga pelayanan masyarakat dari pemerintah bisa semakin berkualitas.

“Pada penerimaan CASN ini, saya menghimbau pihak pendaftar tidak mempercayai pihak-pihak yang mengklaim bisa membantu suksesi menjadi CASN,” ungkapnya.

Lebih lanjut Rini menjelaskan, mekanisme penerimaan CASN ini telah terpusat dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia dengan sistem informasi digital. Bahkan, sistem pelaksanaan masing-masing sesi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang pada prinsipnya menjadi transparan dan akuntabel, sehingga dapat menutup celah bagi para calo.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta tes juga masyarakat umum agar tidak percaya kepada oknum calo yang menjanjikan kelulusan pada seleksi CPNS maupun PPPK,” jelasnya.

Rini menambahkan, peserta CASN cukup bermodalkan percaya diri dengan kemampuan diri sendiri dan tidak lupa senantiasa berdoa memohon kemudahan dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya juga berpesan, jika nantinya teman-teman belum berhasil atau tidak lolos dalam tes ini, jangan berkecil hati. Teman-teman terus semangat dan tetap berkarya,” pungkasnya.

Eko /Adv 

Komentar

Tinggalkan Balasan