oleh

Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Lakukan Vaksinasi Tahap Dua

Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Lakukan Vaksinasi Tahap Dua

Bandar Lampung, (Metropolis.co.id) – Guna memutus mata rantai Covid-19, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung melakukan Vaksinasi tahap dua untuk 180 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dan 20 orang pegawai, di aula lapas setempat, Rabu (6/10/2020).

Kalapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung Kunrat Kasmiri., A.Md,.IP, S.Sos, MAP, yang disampaikan oleh Kepala kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka.KPLP) Farizal Antony Amd. IP SH MH, mengatakan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung mengadakan Vaksin kedua yang bekerja sama dengan Bidang Dokter Kesehatan (Biddokes) Polda Lampung.

“Pada vaksin kedua ini ada sebanyak 200 orang, yaitu 180 WBP dan 20 pegawai lapas,” jelas Farizal Antony yang didampingi oleh Kepala Bimbingan Masyarakat dan Perawatan (Bimaswat) Rendy JuliantoJulianto, dan Dr.Dini Kartiyani dari Biddokes Polda Lampung.

Dia juga menghimbau kepada seluruh warga binaan yang sudah di vaksin agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari wabah Covid-19 yang saat ini masih melanda negeri.

“Saya menghimbau kepada seluruh warga binaan maupun pegawai Lapas agar tetap menerapkan prokes, seperti menjaga jarak, mencuci tangan dan selalu menggunakan masker, karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” ujarnya.

Begitu juga ditambahkan oleh Dr. Dini Kartiyani dari Biddokes Polda Lampung, mengatakan dalam vaksinasi ini menggunakan Vaksin merk Sinovac sebanyak 200 dosis yang diperuntukkan untuk 180 WBP dan 20 pegawai lapas.

“Untuk tim medis ada dua dokter satu perawat dan 3 bidan dari puskesmas Way Kandis Bandar Lampung,” terangnya.

Dia menghimbau kepada peserta Vaksinasi tahap kedua tersebut, bila nanti ada kendala seperti pusing atau mual atau lainnya, agar segera menghubungi klinik di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandar Lampung.

“Iya nanti jika ada keluhan agar segera menghubungi pihak Lapas untuk di tangani dibagian Klinik,” ujarnya.

Putra

Komentar

Tinggalkan Balasan