oleh

JTR Terpeka Maksimalkan Mitigasi Tekan Kecelakaan di Jalan TOL

Bandar Lampung, (Metropolis.co.id) – Tekan laju kecelakaan di jalan Tol Trans Sumatera Ruas Terbanggi besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka) pihak HK selaku pengelola terus malakukan mitigasi pencegahan kecelakaan mulai dari berbagai operasi, pemasangan rumble Strip dan Fliplop, pemasangan banner hingga safety campain.

Brand manager Terpeka, Yoni mengatakan, cara ini dinilai berhasil, semua diketahui bedasarkan data dan dokumentasi tingkat kecelakaan dan tingkat fatalitas yang dirilis HK dari periodik desember 2019 hingga februari 2022.

“Dari tahun ketahun terjadi penurunan kecelakaan, misal di 2021 ada 13.66 tingkat kecelakaan dengan 2.87 tingkat fatalitas lalu di tahun 2022 hingga februari 2022 tercatat 5.37 Tingkat kecelakaan dengan hanya 2.01 saja yang mengalami tingkat fatalitas,” kata Brand manager Terpeka, Yoni saat diskusi di PWI Lampung, kamis (17/03/2022).

Dari data persentase itu bila diterjemahkan rinci ada jumlah kecelakaan dan jumlah fatal real perhitungan per-orang sebanyak delapan (8) kasus kecelakaan dengan tiga (3) jumlah kejadian fatal hingga februari 2022.

“Dari beberapa kasus itu pula ditemukan beberapa penyebab kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian oknum pengemudi, bila dirangkum komposisi penyebabnya ada 29 persen karena mengantuk, 14 persen lengah dan paling banyak 57 persen kurang antisipasi atau hati-hati,” ujarnya.

Dalam jasa layanan JTR Terpeka menyiapkan 9 unit layanan dengan total 555 personil, diantaranya :

-8 Personil Jasa layanan cabang
-56 Personil layanan transaksi
-152 Personil layanan jalan tol
-69 personil Pengaman (36 marinir)
-134 layanan derek
-28 personil layanan umum
-13 personil layanan pemeliharaan
-37 personil Patroli Polda Lampung dan Sumatera selatan
-32 Personil paramedis

“Jumlah personil juga didukung dengan 10 unit pjr, 4 rescue, 15 unit ljt, 5 unit kamtib, 4 unit PML, 13 unit tim rutin, 8 ambulance, 3 unit water tank, 2 unti derek 25 ton, 19 unit derek 10 ton dan dua unit derek towing sehingga keselkuruhan berjumlah 85 unit kewndaraan,” ulasnya.

Selain upaya-upaya tindakan JTR Terpeka juga melakukan kampanye keselamatan baik melalui media sosial maupun pemasangan banner imbauan.

“Berbagai operasi juga terus dilakukan untuk menekan laju kecelakaan seperti operasi ban kendaraan dan operasi mengantuk dan sebagainya,” demikian Yoni

Poet

Komentar

Tinggalkan Balasan