Edukasi Pernikahan Usia Dini, KKN Unila Dorong Generasi Muda Fokus Berkarya 

Kabar Kampus28 Dilihat

Bandar Lampung, Metropolis – Sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda tentang risiko pernikahan usia dini, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) mengadakan seminar bertajuk “Muda Berkarya, Masa Depan Ceria : Pencegahan Pernikahan Dini”. Acara berlangsung di Balai Desa Bumi Kencana, Kecamatan Seputih Agung, Kabupaten Lampung Tengah, pada Rabu, 29 Januari 2025.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada pemuda-pemudi Kecamatan Seputih Agung tentang dampak pernikahan usia dini serta pentingnya pendidikan, kemandirian dan perencanaan masa depan sebelum menikah. Kegiatan ini diikuti oleh pemuda-pemudi, delegasi SMK Negeri 1 Seputih Agung, koordinator kecamatan dan koordinator desa se-Kecamatan Seputih Agung. Seminar juga didukung oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Lampung Tengah dalam bentuk pemberian selebaran tentang Kesehatan Reproduksi Remaja.

Acara dibuka secara resmi oleh Panji Saputro,S.Pd, MM selaku Camat Kecamatan Seputih Agung dan menghadirkan Muhammad Rizky Setiado sebagai pemateri utama. Sebagai Ketua Forum Anak Lampung Tengah dan delegasi Provinsi Lampung dalam kegiatan Dewan Parlemen Remaja DPR RI 2024, pemateri memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan usia dini serta alternatif bagi generasi muda untuk tetap produktif dan berkarya.

Materi seminar disampaikan melalui pendekatan interaktif, seperti diskusi, studi kasus, dan pemaparan berbasis data tentang dampak pernikahan usia dini, termasuk risiko kesehatan, ekonomi, dan sosial. Tantangan utama dalam pelaksanaan seminar adalah kurangnya pemahaman awal peserta mengenai isu ini. Namun, tim KKN berhasil mengatasinya dengan penyampaian materi yang menarik dan mudah dipahami.

Seminar ini diinisiasi oleh tim 2 KKN Unila Desa Bumi Kencana, yang beranggotakan M. Ismal Sya’Bandi, Diva Jelita Dara Dinanti, Dhia Gina Alifah, Puja Ningsih, Dwi Maharany, Kirana Andini Maheswari, dan Rizky Agung Winanda. Kelompok ini didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Maulana Agung Pratama, S.Sos., M.AB.

Para peserta menunjukkan antusiasme positif selama seminar berlangsung. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi mengenai dampak pernikahan usia dini serta berbagai alternatif untuk tetap produktif di usia muda. Dukungan juga datang dari guru dan aparatur yang hadir, yang menilai kegiatan ini sangat penting dalam memberikan wawasan baru bagi generasi muda dalam merencanakan masa depan mereka.

Bagi tim KKN, seminar ini menjadi pengalaman berharga dalam berkomunikasi dengan masyarakat, menghadapi tantangan sosial, dan meningkatkan keterampilan organisasi. Mereka juga belajar bahwa perubahan sosial membutuhkan pendekatan yang tepat serta dukungan dari berbagai pihak agar pesan yang disampaikan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui seminar ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami bahwa menunda pernikahan usia dini bukanlah menghambat kehidupan, melainkan memberikan kesempatan bagi pemuda-pemudi untuk membangun masa depan yang lebih stabil dan sejahtera.

“Kami ingin menyampaikan bahwa masa muda adalah waktu terbaik untuk belajar, berkembang, dan meraih cita-cita. Menikah adalah keputusan besar yang membutuhkan kesiapan mental, emosional, dan finansial. Oleh karena itu, gunakan waktu muda untuk berkarya dan membangun masa depan sebelum memutuskan untuk menikah,” pesan tim KKN.

Hms Unila

Komentar