KORBAN TERDAMPAK BENCANA TERIMA BANTUAN STIMULAN SEBESAR 1,92 MILYAR DARI PEMERINTAH PUSAT

Payakumbuh250 Dilihat

Limapuluh Kota,– Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menerima bantuan dana siap pakai stimulan perbaikan atau pembangunan kembali rumah terdampak bencana alam banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrim tahun 2025 sebanyak 1,92 Milyar dari pemerintah pusat.

Penyaluran bantuan itu yakni untuk kategori rumah Rusak Ringan (RR) dan Rusak Sedang (RS) di Kecamatan terdampak yakni Kecamatan Bukit Barisan dan Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Limapuluh Kota.

Acara Penyerahan Bantuan Stimulan Rumah Rusak ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Pratikno yang disaksikan secara daring oleh Bupati Limapuluh Kota H. Safni bersama Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta masyarakat penerima bantuan, di Aula Kantor Bupati Sarilamak, Jumat (13/2/2026).

Untuk Kabupaten Limapuluh Kota, total dana bantuan yang diserahkan senilai Rp. 1.920.000.000, terdiri dari bantuan rumah Rusak Ringan sebanyak 30 KK dan rumah Rusak Sedang untuk 52 KK. Masing-masing penerima memperoleh Rp. 15.000.000 untuk kategori Rusak Ringan, Rp. 30.000.000 untuk Rusak Sedang.

Bupati Limapuluh Kota H.Safni menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Pusat atas penyaluran bantuan langsung kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap bantuan ini dapat membantu memperbaiki rumah warga yang terdampak bencana pada November 2025 lalu.

“Kita sangat berterimakasih kepada pemerintah pusat yang telah melakukan aksi nyata dalam pemulihan pascabencana. Bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan harapan bagi masyarakat untuk bangkit kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia Pratikno menyampaikan, bahwa pemerintah pusat memberikan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah di tiga provinsi terdampak, yang tercatat sebanyak 9.884 unit rumah RR dan 7.389 unit rumah RS.

“Total alokasi anggaran di Aceh mencapai sekitar Rp341,5 miliar, di Sumatera Utara sekitar Rp10,8 miliar, dan di Sumatera Barat hampir Rp17,5 miliar. Dengan berbagai bantuan ini, diharapkan masyarakat dapat segera memperbaiki rumah secara mandiri dan kembali menjalani kehidupan normal,” pungkasnya. (*)

Komentar