oleh

Mahasiswa KKN Unila Edukasi Masyarakat Banjar Agung Tanggamus Soal Kesehatan

Mahasiswa KKN Unila Gelar Edukasi Kesehatan di Pekon Banjar Agung Tanggamus

Tanggamus, (Metropolis.co.id) – Mahasiswa KKN Universitas Lampung periode 1 melaksanakan program kerja Cek dan edukasi kesehatan masyarakat yang bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Antar Brak pada 26-27 Januari 2020 Pekon Banjar Agung, Kecamatan Limau, Tanggamus.

Mahasiswi Unila yang turut malksanakan KKN, Dewa Ayu Puspa mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat serta Menurunkan insidensi penyakit dan morbiditas pada masyarakat.

“Item penyuluhanya terdiri dari kegiatan Pengenalan dan konseling Jamban Sehat, Intervensi dan konseling pada Ibu melalui program “PENTING” Pencegahan Stunting,” katanya pada Metropolis.co.id, Selasa (28/01/2020).

Pekon banjar agung memiliki 3 dusun yaitu, dusun 1 (Banjar Agung), dusun 2 (Kampung Sawah), dan dusun 3 (Madang Jaya). Cek kesehatan pertama kali kami adakan di dusun 3, dimana dusun tersebut terletak di perbukitan dan akses jalan menuju ke dusun sangat sulit terutama ketika hujan turun.

“Kegiatan ini diikuti sekitar 35 orang dewasa dan lansia yang sangat antusias untuk mengecek kesehatan diri mereka,” demikian Dewa Ayu.

Sementara itu Koordinator Desa (Kordes) Pekon Banjar Agung, Chandra Mulya Silaban mengatakan, pada hari kedua cek kesehatan di selenggarakan di Dusun 1 dan Dusun 2 yang secara bersamaan dengan jadwal rutin Puskesmas Keliling Puskesmas Antar Brak. Warga dusun 1 dan 2 sangat antusias untuk mengecek kesehatan diri mereka.

“Terimakasih kepada UPTD Puskesmas Antar Brak, Kec.Limau, Tanggamus yang telah membantu saya mewakili rekan-rekan sangat senang, warga dusun antusias untuk mengecek kesehatan sekaligus mengedukasi diri dengan menerima penyuluhan kesehatan,” jelasnya.

Kepala Urusan (KAUR) Keuangan Pekon Banjar Agung, Husein mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan mahasiswa KKN, baik itu kegiatan cek kesehatan maupun penyuluhan pola hidup sehat unbtuk masyarakat.

“Pengetahuan antisipasi ini penting bagi masyarakat, jangan menunggu sakit dulu baru berobat. Saya sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan ini, karena disini tidak sebulan sekali bahkan setahun sekali cek kesehatan bisa diadakan dan bekerjasama dengan UPTD Puskesmas Antar Brak,” ujarnya.

Red

Komentar

News Feed