oleh

Blitar Information Centre Institute (BICI) Gelar Konferensi Pers Terkait Pembentukan TP2ID

Blitar, (Metropolis.co.id) –Terkait salah satu tupoksinya sebagai Pemerhati Sosial dan Kebijakan Publik, Blitar Information Centre Institute (BICI) yang di ketuai oleh Mujianto,S,Sos.Msi mengadakan Konferensi Pers. Kegiatan tersebut berlangsung di Daff Kopi Shop desa Kanigoro, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Kamis (11/11/2021).

Ketua BICI, Mujianto, dalam konferensi persnya tersebut angkat bicara menyikapi pembentukan Tim Percepatan Pembangunan dan Inovasi Daerah (TP2ID). Dalam pandangannya, hal tersebut belum mencerminkan kesinambungan dan keseriusan dalam respon cepat keberadaan kondisi di lapangan. Menurutnya, yang dibutuhkan dalam TP2ID itu bukan hanya sebuah Labelitas saja.

“Yang dibutuhkan TP2ID yakni para Leider yang benar-benar memahami mekanisme sistem pemerintahan dan kultur kehidupan masyarakat Kabupaten Blitar,” ujarnya.

Mujianto mengungkapkan, anggota dalam struktur TP2ID, sebagian besar harusnya diisi oleh para pelaku pemerhati sosial ataupun para pelaku kebijakan publik yang relefan dan kompeten. Apalagi mereka tidak ada dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Blitar.

“Harusnya orang yang masuk dalam Struktur Tim itu yang sudah mempunyai rekam jejak pengetahuan dan pengalaman yang panjang dan mengetahui keberadaan kabupaten Blitar serta memahami kondisinya secara utuh,” ungkapnya.

Mujianto menambahkan, di Kabupaten Blitar ini, banyak pegawai yang memiliki Skill mulai dari Eselon II, III maupun Eselon IV yang semuanya memiliki kompetensi Strata Sarjana. Pihaknya juga pesimis dengan keberadaan TP2ID ini, yang kabarnya bisa mewujudkan harapan masyarakat Kabupaten Blitar.

“Terlebih lagi bisa mewujudkan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Blitar yang notabene sebagai pemenang Pilkada kabupaten Blitar,” imbuhnya.

Terakhir Mujianto menjelaskan, selain itu semua, belum lagi mereka harus bisa memahami kondisi masyarakatnya, baik dari segi perekonomian, pendidikan, kesehatan maupun kehidupan sosialnya yang saat ini masih dalam kondisi pemulihan pasca pandemi Covid – 19 yang belum juga usai.

“Kami berharap kepada Bupati Blitar segera mengambil langkah, agar TP2ID bisa bekerja dan berkarya sesuai tupoksinya agar bisa seiring dan sejalan dengan harapan masyarakat kabupaten Blitar,” pungkasnya.

Eko

Komentar

Tinggalkan Balasan