oleh

Sinkronkan Tupoksi Kelembagaan Secara Utuh, Pemdes Wonotirto Gelar Bimtek BPD

Blitar, (Metropolis.co.id) – Pemerintah Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Permusyawaratan Desa (BPD), yang digelar di Gedung UPT Pendidikan Kecamatan Wonotirto, Kamis (18/11/2021).

Bimtek kali ini menghadirkan sejumlah pemateri, salah satunya dari Perkumpulan Wartawan Media Siber Blitar (MSB) Grup.

Materi yang disampaikan dalam Bimtek kali ini terkait keterbukaan informasi publik (KIP) yang dipaparkan oleh Faisal selaku Sekretaris di MSB dan UU Pers dan UU ITE yang dipaparkan Anang Agus selaku Dewan Pengawas di perkumpulan tersebut. Bimtek yang melibatkan anggota BPD tersebut juga dihadiri oleh Camat Wonotirto, Benny Setyohadi, perwakilan Dinas PMD, Deki Nusa Asmara dan kepala Desa Wonotirto, Imam Mucharom.

Camat Wonotirto, Benny Setyohadi, saat ditemui awak media, mengatakan, pihaknya mengapresiasi setinggi-tingginya kegiatan Bimtek tersebut, hal ini dikarenakan bisa memberikan pemahaman terkait dengan fungsi desa, dan juga tupoksi perangkat desa.

“Selain itu, juga bisa memberikan pemahaman tentang permasalahan yang terkait dengan anggaran dan program kerja,” kata Camat Benny Setyohadi.

Sementara itu, di lain pihak, Kepala Desa Wonotirto, Imam Mucharom, mengatakan, bimtek yang diadakan kali ini bertujuan untuk mensinkronkan tupoksi masing-masing kelembagaan secara utuh. Pihaknya juga menyambut baik acara Bimtek BPD tersebut, karena tupoksi terkait dengan kinerja lembaga desa serta apa yang menjadi kendala dan permasalahan terkait desa bisa disampaikan disini.

“Saya menyambut baik kegiatan Bimtek ini, dan tak lupa pula saya ucapkan terima kasih kepada perkumpulan wartawan yang mengisi materi di acara bimtek ini,” ujar Imam.

Dalam kesempatan itu, Kasi Bina Administrasi dan Aset Desa pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blitar, Deki Nusa Asmara juga memberikan arahan terkait dengan aset desa serta cara untuk mendata secara administrasi yang sesuai dengan kebutuhan desa.

“Pada kesempatan ini kami juga memberikan arahan cara mendata secara administrasi yang sesuai dengan kebutuhan desa,” ungkapnya.

Eko

Komentar

Tinggalkan Balasan