Pengurus PWI Pesawaran Dampingi Bupati Terima Anugerah Kebudayaan

Pesawaran135 Dilihat

Pesawaran, (Metropolis.co.id) – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2023, dan mendampingi Bupati Pesawaran Lampung, Dendi Ramadona untuk menerima Anugerah Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (AK-PWI) Pusat, belasan pengurus (PWI) kabupaten setempat berangkat menuju Kota Medan Provinsi Sumatera Utara.

“Sebanyak lima belas orang berangkat mewakili PWI Kabupaten Pesawaran, terdiri dari pengurus, anggota serta penasehat,” kata Ketua PWI Pesawaran, M Ismail, Senin (6/2/2023).

Keberangkatan tersebut guna mengikuti rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Kota Medan, yang akan berlangsung mulai dari 7 hingga 10 Februari 2023 mendatang.

“Banyak manfaat yang bisa didapat dalam rangkaian kegiatan HPN, jaga kesehatan jaga nama baik Provinsi Lampung di tengah kegiatan HPN ini. Semoga rekan rekan yang menghadiri HPN dapat menambah wawasan, jejaring serta pengalaman dalam event tahunan insan pers ini,” harap Ismail.

Selain menghadiri sejumlah agenda seminar dan konferensi media massa, rombongan tersebut juga turut mengawal penyerahan penghargaan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.

Penghargaan tersebut akan diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona pada malam puncak tanggal 9 Februari 2023.

“Tentu ini menjadi kabar baik bagi Provinsi Lampung, khususnya warga Kabupaten Pesawaran sebab warisan budaya kita dalam bentuk sulam jelujur mendapat apresiasi dari PWI Pusat dan Presiden Jokowi,” ucap Ismail.

Ismail juga berpesan bagi anggota PWI kabupaten setempat yang bertugas di daerah asal agar terus menyajikan pemberitaan yang mendukung pembangunan.

Diketahui, rombongan PWI Pesawaran dijadwalkan tiba di Kota Medan pada pukul 19.00 WIB via penerbangan, kemudian akan bergabung bersama perwakilan Provinsi Lampung.

Berikut jadwal rangkaian agenda selama HPN berlangsung, antara lain: Seminar Seruan Pers Bebas dan Bermatabat, Seminar Anugerah Jurnalistik Adinegoro. Seminar Internasional Disrupsi Digital dab Tata Ulang Ekosistem Media Berkelanjutan dan Seminar Kolaborasi dan Inovasi Kemandirian Pers Berkelanjutan.

Red

Komentar