938 Mahasiswa KKN Unila Akan Tersebar di 134 Desa Lampung Selatan

Lampung Selatan72 Dilihat

Kalianda – Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menerima audiensi jajaran Universitas Lampung (Unila) terkait rencana pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) periode Januari 2026. Pertemuan berlangsung di ruang kerja bupati, Rabu (26/11/2025).

Ketua Tim KKN Unila, Yulia Kusuma Wardani, menyampaikan terima kasih atas kesempatan bersilaturahmi sekaligus mengajukan permohonan izin pelaksanaan KKN yang akan melibatkan 938 mahasiswa.

“Rencananya ada 134 desa di delapan kecamatan yang kami pilih karena lokasinya dekat dengan Bandar Lampung,” ujar Yulia.

Kecamatan yang ditetapkan meliputi Natar, Jati Agung, Tanjung Bintang, Tanjung Sari, Merbau Mataram, Katibung, Sidomulyo, dan Kalianda.

Yulia menambahkan bahwa mahasiswa periode ini akan diberangkatkan secara mandiri tanpa agenda serah terima seperti tahun-tahun sebelumnya. Pihaknya juga membuka peluang kolaborasi program kerja dengan Pemkab Lampung Selatan.

“Program yang akan kami jalankan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. Bila dari Pemkab ada program prioritas yang bisa disinergikan, kami sangat terbuka,” jelas Yulia.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Egi menyampaikan apresiasi karena Unila kembali memilih Lampung Selatan sebagai lokasi pengabdian mahasiswa.

Ia menekankan bahwa sektor pariwisata menjadi program prioritas daerah yang harus dikembangkan secara edukatif, berbasis budaya, sejarah, dan kearifan lokal.

“Bagaimana menjadikan destinasi wisata tidak hanya indah, tetapi juga memiliki cerita dan wawasan yang memberi dampak bagi masyarakat,” tutur Bupati Egi.

Selain itu, Bupati Radityo Egi Pratama menekankan pentingnya program ketahanan pangan yang selaras dengan prioritas nasional.

Bupati Egi berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat membantu menggali potensi desa melalui masyarakat maupun aparatur desa, serta melahirkan produk unggulan bernilai ekonomi.

“Harapan saya, selain memberikan dampak langsung, nanti ada kajian akademik yang dapat dibahas bersama. Jangan hanya menjadi arsip,” kata Egi.

Diskominfo Lamsel

Komentar