Bersama WBP, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung Sukses Wujudkan Kemandirian Pangan

AGAM, Institusi206 Dilihat

Lubuk Basung, Metropolis.co.id — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lubuk Basung melaksanakan kegiatan Panen Raya Serentak dengan penuh sukacita pada Kamis (15/1/2026) pukul 10.00 WIB.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), khususnya di bidang pertanian dan peternakan,” kata kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung, Budi Suharto.

Panen raya tersebut diikuti oleh jajaran petugas Lapas Kelas IIB Lubuk Basung yang terdiri dari pejabat struktural, pegawai staf, CPNS, serta peserta magang.

Kepala Lapas Kelas IIB Lubuk Basung turut menghadiri kegiatan Panen Raya Serentak yang dipusatkan di Lapas Terbuka Kelas IIB Pasaman, bersama para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat.

“Kegiatan Panen Raya Serentak ini diawali dengan Zoom Meeting Nasional yang memuat laporan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan,” ujar Budi Suharto.

Kegiatan juga dilanjutkan dengan dialog interaktif Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan bersama UPT Pemasyarakatan yang ditunjuk.

Secara nasional, kegiatan ini dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon.

Dalam pelaksanaan panen kali ini, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung berhasil memanen berbagai hasil produksi, di antaranya telur ayam, telur itik, ikan nila, serta tanaman daun singkong.

Seluruh hasil tersebut merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian WBP yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan, produktivitas, serta kesiapan mereka dalam menjalani kehidupan mandiri setelah bebas.

“Seluruh rangkaian kegiatan Panen Raya Serentak berjalan dengan tertib, aman, dan lancar, serta tetap mengedepankan ketentuan keamanan dan ketertiban yang berlaku di lingkungan pemasyarakatan,” ujar Budi Suharto.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Lubuk Basung berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pengendalian secara maksimal terhadap seluruh kegiatan pembinaan kemandirian.

“Selain itu, peningkatan kualitas serta keberlanjutan program pertanian dan peternakan akan terus diupayakan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan WBP yang produktif, mandiri, dan berdaya guna bagi masyarakat,” tukasnya.

Diwarsyah

Komentar