BNPB Bersama Bupati Agam Evaluasi Persiapan Peresmian Huntara dan Kunjungan Pejabat Pusat

AGAM156 Dilihat

Agam, Metropolis — Bupati Agam, Ir. H. Benni Warlis, MM, Dt. Tan Batuah, memimpin rapat evaluasi persiapan peresmian hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana. Rapat tersebut digelar di Pos Komando Bencana Alam, Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, pada Kamis (22/1).

Rapat ini difokuskan untuk memastikan seluruh rangkaian persiapan peresmian huntara berjalan optimal dan sesuai rencana.

Selain itu, pertemuan juga membahas secara detail teknis penyambutan kunjungan sejumlah pejabat tinggi negara yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Agam.

Dalam rapat tersebut, hadir ketua unsur pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ir. Ary Laksmana Widjaja, S.H., M.Si dan Dra. Eny Supartini, MM Tenaga ahli BNPB yang ikut memberikan arahan dan masukan strategis dalam mempersiapkan peresmian huntara.

Kehadiran beliau menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kesiapan daerah menjelang agenda yang akan dihadiri langsung oleh kementerian terkait.

Adapun pejabat pusat yang direncanakan hadir dalam agenda peresmian dan kunjungan kerja tersebut antara lain Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Dalam Negeri (Mendagri), kepala BNPB, serta Wakil Menteri Koperasi dan UMKM.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan daerah dalam penanganan pascabencana, khususnya dalam penyediaan hunian sementara bagi masyarakat terdampak.

Bupati Agam menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor agar seluruh tahapan peresmian dan penyambutan berjalan lancar, tertib, dan memberikan kesan positif.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait untuk bekerja maksimal demi memastikan kenyamanan warga penerima huntara serta kelancaran agenda kunjungan pejabat pusat.

Dengan persiapan yang matang, Pemerintah Kabupaten Agam berharap peresmian huntara ini dapat berjalan sukses dan menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana.

Diwarsyah

Komentar