FPTI Lampung Gelar Pelatihan untuk Pembuat Jalur dan Belayer

Sport420 Dilihat

Bandar Lampung, Metropolis – Federasi Panjat Tebing Indonesia Pengprov Lampung menggelar pelatihan bersama untuk pembuatan jalur dan belayer selama dua hari di Vebue Wall Climbing Lampung di PKOR, Minggu (31/01/2026).

Ketua Umum Pengprov FPTI Lampung, Rudi Antoni mengatakan, kegiatan ini terbuka untuk umum, untuk menumbuh kembangkan geliat panjat tebing buatan dan alam di Lampung.

“Kegiatan ini terbuka untuk umum, kita mengajak partisipasi pengurus kabupaten dan kota, masyarakat panjat, komunitas pecinta alam, klub panjat tebing, mahasiswa pecinta alam dan berbagai kalangan panjat di Lampung,” kata Ketum FPTI Rudi Antoni didampingi Kabid Binpres FPTI Lampung Ibnu Ramadan.

Kegiatan berlangsung pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026 dengan melibatkan para peserta terdaftar sebanyak 47 orang yang akan diasah untuk menjadi pembuat jalur dan belayer.

“Animo peserta bagus sekali, jumlah tersebut adalah bukti geliat panjat tebing di Lampung terus melesat, harapan ini tentu akan terus kami kawal dengan melaksanakan berbagai kegiatan yakni pelatihan, kompetisi maupun asah bakat dan pembinaan,” ujar Dosen UTB Lampung itu.

Dilanjutkanya, saat ini FPTI Lampung terus mencetak dan menyiapkan kader atlet sejak usia dini, berbagai kompetisi juga dijaring dengan sangat selektif dan transparan.

“Mengasah atlet itu butuh waktu, tidak cukup berbicara prestasi sesaat saja, tapi harus berkesinambungan, jadi pekerjaan kita saat ini bagaimana membina atlet talenta dari Lampung untuk multi ivent kedepan,” lanjutnya.

Pelatihan bersama dengan tema ‘bersama kita membangun prestasi generasi emas panjat tebing lampung’ merupakan tindak lanjut program demi program estafet yang dilakukan FPTI Lampung atas suport KONI Provinsi Lampung.

“Kegiatan berkesinabungan terus kita laksanakan, FPTI harus terus aktif dengan berbagai pelatihan dan pembinaan, perlahan tapi pasti, selain atlet kita juga sudah menciptakan pelatih berstandar nasional, juri dan termasuk saat ini bagi pembuat jalur dan belayer, termasuk pembinaan atlet selaku tupoksi kita,,” ucapnya bersemangat.

Lebih lanjut, Rudi Antoni menyempaikan bahwa FPTI menyediakan ruang seluas-luasnya bagi atlet panjat, untuk itu pengkot dan pendda FPTI harus mengikuti.

“Para Pengurus kota dan pengurus daerah FPTI lampung harus lebih aktif, sebab ini adalah salah satu cabor prioritas dan masuk dalam desain besar olahraga nasional, karena bagi saya kegiatan menandakan hidup matinya organisasi” tambahnya.

Sebagai harapan Rudi Antoni berpesan selaku pemegang domain yang melahirkan atlet yakni Pengurus kota dan kabupaten, harus lebih giat melakukan mencetak atlet, membina prestasi berjenjang dengan berbagai formula yang kreatif.

“ingat imbauan KONI Provinsi Lampung, bahwa kita akan menjadi tuan rumah PON, jadi bersiaplah dari sekarang, bangun atlet prestasi, masyarakatkan olahraga panjat, kita FPTI Provinsi siap menjadi bapak yang baik, berbagai saluranya sudah kita siapkan, jenjang kompetisi kita buat jadi tidak ada li alasan tidak bersemangat,” demikian Rudiantoni.

Poet

Komentar