BPJS-TK Sosialisasikan Progam Jamsostek ke Pemangku dan Serati di Kecamatan Way Pangubuan

Institusi241 Dilihat

Lampung Tengah, Metropolis – Upaya memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja sektor informal terus dilakukan melalui kegiatan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan sosialisasi manfaat dan program BPJS Ketenagakerjaan kepada pemangku dan serati dilaksanakan di Balai Adat Bali Agung Banjar Ratu, Kecamatan Way Pangubuan, Kabupaten Lampung Tengah, Senin, 9 Maret 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 100 peserta yang berprofesi sebagai pemangku dan serati. Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi pekerja yang termasuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

Para peserta yang hadir berasal dari tiga kecamatan di wilayah Lampung Tengah yang sebagian besar pemangku dan seratinya masih belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memberikan edukasi dan pemahaman terkait manfaat serta program perlindungan yang dapat diperoleh oleh para pekerja informal.

Dalam sosialisasi tersebut, peserta diberikan penjelasan mengenai berbagai program BPJS Ketenagakerjaan, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang dapat memberikan perlindungan finansial bagi pekerja dan keluarganya apabila terjadi risiko kerja maupun musibah meninggal dunia.

Selain memberikan pemahaman kepada para pemangku dan serati, kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi sarana penyebaran informasi kepada masyarakat yang lebih luas.

Para peserta diharapkan dapat menjadi agen edukasi di lingkungan masing-masing sehingga masyarakat, khususnya pekerja sektor informal di wilayah tersebut, dapat memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah, Indra Fitriawan, menyampaikan bahwa peran tokoh masyarakat seperti Pemangku dan Serati sangat penting dalam menyebarkan pemahaman terkait jaminan sosial kepada masyarakat luas.

“Pemangku dan serati memiliki kedekatan yang kuat dengan masyarakat. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap para peserta tidak hanya memahami manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga dapat menjadi penyambung informasi bagi masyarakat di sekitarnya”

“Harapannya, semakin banyak pekerja sektor informal yang terlindungi oleh program jaminan sosial ketenagakerjaan sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih tenang karena negara hadir memberikan perlindungan,” kata Indra.

Ia menambahkan bahwa BPJS Ketenagakerjaan terus berkomitmen memperluas cakupan perlindungan bagi seluruh pekerja.

Termasuk pekerja informal di daerah, agar manfaat jaminan sosial dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Rls

Komentar