Wako Zulmaeta Tekankan Penyelesaian Sampah dan Infrastruktur dalam Evaluasi Kinerja OPD Triwulan I

Payakumbuh257 Dilihat

Payakumbuh — Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menyoroti percepatan penyelesaian persoalan layanan dasar masyarakat sebagai prioritas utama dalam dialog kinerja penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) dan evaluasi kinerja Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh Triwulan I Tahun 2026, yang digelar di Aula Josrizal Zain, Senin (06/04/2026).

“Masalah sampah harus segera selesai. Jangan ada lagi keluhan masyarakat. Sebelum masyarakat beraktivitas, sampah harus sudah terangkut semua,” tegas Zulmaeta di hadapan Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman, Sekretaris Daerah Rida Ananda, serta seluruh Kepala OPD.

Selain persoalan kebersihan, Zulmaeta juga menyoroti kondisi infrastruktur yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti jalan, irigasi, dan drainase. Ia menegaskan pemerintah daerah harus bergerak cepat tanpa menunggu adanya keluhan.

“Jangan sampai ada keluhan soal jalan berlubang. Kita akan cek langsung ke lapangan. Kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama, termasuk percepatan penanganan irigasi dan drainase,” ujarnya.

Zulmaeta menekankan pentingnya pendekatan proaktif dalam pelayanan publik. Menurutnya, perangkat daerah harus bekerja lebih cepat dengan mengantisipasi persoalan sebelum menimbulkan ketidakpuasan masyarakat.

Ia juga menyampaikan komitmen untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat. Dalam masa kepemimpinannya, Zulmaeta menargetkan tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Kota Payakumbuh.

Di sektor perdagangan, Pemko Payakumbuh turut mendorong percepatan pembangunan pasar. Selain pembangunan Pasar Tradisional Ibuh Barat yang akan dilaksanakan tahun ini, pembongkaran Pasar Blok Barat juga segera dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan.

Zulmaeta meminta para pedagang memanfaatkan lokasi penampungan yang telah disediakan pemerintah daerah.

Dalam aspek manajemen kinerja, ia menegaskan pentingnya evaluasi berkala agar target tidak menumpuk di akhir tahun.

“Target harus dievaluasi dari waktu ke waktu, jangan menunggu akhir tahun. Kita ingin hasil yang maksimal melalui proses yang terukur,” katanya.

Ia juga mendorong aparatur sipil negara (ASN) agar bekerja dengan inovasi dan kreativitas. Menurutnya, ASN merupakan motor penggerak utama pembangunan daerah.

“ASN ini ibarat mesin. Kalau mesinnya tidak berjalan baik, tujuan organisasi tidak akan tercapai. Karena itu, kita butuh komitmen, inovasi, dan kolaborasi untuk kemajuan Payakumbuh,” ujarnya.

Zulmaeta juga membuka ruang bagi seluruh OPD untuk menyampaikan ide dan gagasan. Ia memastikan setiap ide yang sesuai regulasi akan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman menekankan pentingnya koordinasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Mari kita bekerja sama, catat yang dikerjakan dan kerjakan yang dicatat. Tanpa sinkronisasi, tidak akan ada kesepakatan dari apa yang kita rencanakan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh OPD agar cermat membaca kondisi serta tetap mengedepankan kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menjelaskan dialog kinerja diikuti oleh 31 kepala perangkat daerah yang terdiri dari kepala dinas, badan, kantor, dan camat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari siklus pengelolaan kinerja ASN yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Ia menyebut evaluasi Triwulan I harus diselesaikan paling lambat 15 April 2026 sesuai edaran wali kota.

Seluruh kepala OPD sebelumnya telah menyusun SKP pada Januari 2026 dengan mengacu pada rencana strategis, rencana kerja, dan perjanjian kinerja.

“Dialog kinerja ini menjadi landasan untuk menyelaraskan ekspektasi pimpinan dengan kinerja perangkat daerah, sekaligus mengevaluasi capaian triwulan pertama,” kata Rida.

Ia menambahkan, forum tersebut juga menjadi ruang bagi kepala OPD untuk memaparkan capaian kinerja, kebutuhan sumber daya, serta kendala yang dihadapi.

“Hasil dialog akan dihimpun sebagai bahan perbaikan SKP dan peningkatan kinerja ke depan,” pungkasnya. (MC/Zl)

Komentar