Atlet Paramotor Syafiq Insani Gugur saat Latihan, Berikut Kronologis lengkapnya!

Nasional, Sport News231 Dilihat

Bandar Lampung, Metropolis – Kabar duka menyelimuti olahraga Lampung, atlet Paramotor Syafiq Insani mengalami Collapse saat latihan rutin dipantai kedu warna, Kalianda, kejadian sekira pukul 15.00Wib sore hari pada minggu (04/10/2026).

Alm Syafiq Insani diketahui gugur saat latihan pada materi membentuk spiral atau memutar diatas.

Namun sayang beberapa waktu hendak landing alm mengalami Collaps insiden parasut berbelok (tall wind) hingga mengalami Sayap Kempis atau Parasut Menekuk sesaat sebelum menuju approach final.

Alm sempat dilakukan upaya penanganan atau pertolongan medis, namun ia menghembuskan nafas terakhir di RS Bob Bazar sekitar pukul 18.05Wib.

“Ya ini keterangan resmi ketua Paramotor pak Naam di WAG FASI, beliau latihan bersama Rio dan Syafiq yang berangkat dari basecamp Paramotor Way Hui menuju Kedu warna Kalianda,” kata Hasani anggota FASI dari cabor Terjun Payung.

Atas kejadian itu Ketua KONI Lampung, Taufik Hidayat menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya atlet paramotor Syafiq Insani.

“Semoga Allah melapangkan kubur dan senantiasa melimpahkan rakhmatnya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan..Aamiin,” kata Ketum KONI Taufik Hidayat menyampaikan sambutan di pemakaman atlet Paramotor alrhm Syafik Insani, Senin (05/10/20260.

Kronologis Kejadian

Hari Minggu tanggal 04 Oktober 2026 Pak na’am, Rio dan syafiq berangkat dari basecamp Paramotor di wayhuwi menuju Pantai Keduwarna Kalianda.

Mereka bergerak dengan tujuan mengambil mobil pick up yg rusak di pantai keduwarna serta alat2 Paramotor.

11:05 Wib
Sampai di Pantai Keduwarna, Pak naam dan tim langsung cek kondisi mobil yg mogok.

11,20wib
Pak Naam, Syafiq, Rio mengecek peralatan Paramotor dan bersihkan karburator paramotor.

11.55 Wib
Pak Naam menyuruh Syafiq dan Rio beli nasi

12.30 Wib
Pak na’am Rio dan syafiq Makan siang dan mengobrol2 santai.

13.10 wib Rio dan syafiq merapikan dan membersihkan karburator mesin Paramotor.

14.20 Wib
Pak naam memantu kondisi angin dan cuaca cukup baik serta mendukung untuk melakukan penerbangan.

14.30
Syafiq dan Rio melakukan engine ON di ground selama 5 menit.

14.40 Wib
Setelah melakukan pengecekan mesin dan cek power dengan groud, sayfiq persiapan terbang untuk test engine, Rio saya minta untuk membantu syafiq final cek dan saya (pak Naam) sebagai PCV.

14.48 wib Syafiq request take off.

Kemudian pak Naam menjawab clear takeoff,
Sesaat kemudian Syafiq take off,
Terbang selama 10 menit dengan pola terbang the eight kemudian request landing kepada saya (Pak Naam), kemudian Syafiq landing.

15.05 Wib Syafiq minta izin kembali untuk take off, saya izinkan dengan syarat 5 menit saja, di udara.

15.10 Wib
Takeoff berputar 1 kali dan melaksanakan taouch and Go 1 kali, kemudian request landing,
Saya jawab (Pak Naam) area landi clear.

Syafiq langsung berbelok menuju area approach final
landing dan terlihat parasut berbelok kekanan langsung tall wind cenderung turun lebih cepat.

15:18 Wib
Pak Naam melalui radio memberikan instruksi kepada syafiq
NO power..no power full breake.. full breake…

Namun parasut Syafiq sudah mengalami collapse kemudian tersungkur. dibagian kanan dan terguling.

Pak Naam berlari menuju lokasi crashnya Syafiq.

15.20 Wib

Pak Naam dan Rio dibantu beberapa pengunjung pantai mengvakuasi syafiq ke rumah sakit BOB bazhar Kalianda.

15.30 Wib
Tiba di rumah sakit dan langsung ditangani oleh team medis rumah sakit.

16.30 Wib
Dewi selaku serkertasi paramotor datang ke rumah sakit.

Selanjutnya urusan di rumah sakit Sekretaris Paramotor Dewi yang mengurus dikarenakan pak Naam drop.

Hingga pukul 18.05 Wib
Pak Naam yang berada di depan rumah sakit dan tidak berada di dalam ruang IGD menerima kabar bahwa Syafiq dinyatakan meninggal dunia.

Syafiq Insani kemudian dibawa kerumah duka di Kota Metro untuk dimakamkan Senin pagi pukul 09.00WIB.

Saat pemakaman selain keluarga juga dihadiri langsung oleh ketua KONI Lampung dan ajajaran untuk menyampaikan duka dan penghormatan terakhir untuk atlet paramotor itu.

Poetra

Tinggalkan Balasan