Aktivis Humanika Rudiantoni: Jaga Presiden Prabowo dari Penghianat Bangsa

Nasional92 Dilihat

Bandar Lampung, (Metropolis) – Aktivis Himpunan Masyarakat untuk Kemanusiaan dan Keadilan (Humanika) Lampung, Rudi Antoni minta masyarakat menjaga Presiden Prabowo Subianto dari elit penghianat yang merongrong kedaulatan bangsa.

Dirinya menilai dugaan praktik spionase massal oleh LSP dan kawan-kawan merupakan kejahatan besar.

“Bayangkan pimpinan negara (Presiden) disadap, ini kan bahaya sekali, apa motifnya, siapa yang meminta semua harus digali secara tuntas oleh Polisi,” ujarnya, jumat sore (06/10/2026).

Ia mengajak masyarakat untuk menjaga Presiden Prabowo Subianto.

“Para elit politik, partai, pemangku kekuasaan mari bersama-sama kita kawal, kita jaga Presiden Prabowo Subianto, ini tindakan berbahaya, bayangkan bila tidak diketahui perbuatan ini anaknya jadi apa negara kita,” lanjutnya.

Dirinya juga menilai, bila sekelas para menteri, pimpinan partai, media bisa ‘diintip’ tanpa dasar hukum serta alasan yang jelas bagaimana dengan yang lain.

“Usut tuntas, kita lanjutkan perjuangan, mari kita kawal, dalam waktu dekat Humanika dan GPK akan menyampaikan pernyataan sikap pada DPRD dan Polri,” tegasnya.

Ia juga menyayangkan dugaan praktik semacam itu karena dinilai berpotensi mengancam kedaulatan negara serta mencederai prinsip-prinsip demokrasi dan supremasi hukum.

“Perbuatannya melebihi kewenangan, artinya ingin menunjukkan power. Nah, ini perlu dicari arahnya untuk apa, untuk siapa, perintah siapa?,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dugaan praktik spionase tersebut perlu diusut secara transparan agar tidak menimbulkan keresahan publik maupun mengganggu stabilitas politik nasional.

Menurutnya, setiap tindakan penyadapan harus memiliki dasar hukum, dilakukan sesuai prosedur, serta berada dalam koridor kewenangan yang sah.

Ia juga menanggapi spekulan terkait isu adanya uang triliunan yang disangkut pautkan pada Eks Kapolri LSP.

“Biar tidak merugikan hal terduga maka ada baiknya di usut tuntas, sehingga publik mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” demikian Rudiantoni.

Terakhir Rudiantoni juga menyampaikan apresiasi pada Kapolri baru Jendral Suyudi Ario Seto yang begitu berani dan berharap segera menuntaskan kasus ini agar semua segera terungkap.

Red

Tinggalkan Balasan