Bersiap Lebih Awal, KONI Lampung Panggil 7 Cabor Untuk PON Beladiri Tahap II

Sport, Sport News1740 Dilihat

Bandar Lampung, Metropolis – Waketum II KONI Lampung bersama Bidang Prestasi (Binpres) KONI Lampung panggil pengurus provinsi dari 7 cabang olahgara untuk kematangan persiapan PON olahraga beladiri di Manado, Sulawesi utara pada 2026 mendatang.

Mewakili Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat, Waketum II KONI Lampung, Riagus Ria mengatakan, kegiatan ini berlansung secara dialogis dan cair dimana para perwakilan cabor sepakat menyatukan visi dan misi untuk persiapan PON Beladiri 1 tahap II.

Dalam pertemuan itu cabor menyampaikan apa yang perlu disuport KONI dalam hal persiapan atlet berikut pelatihannya.

“Ya kita sudah memanggil atau mengundang para pengurus provinsi dari 7 cabor beladiri ke KONI, agendanya ya persiapan PON beladiri tahap II yang kita miliki,” kata Waketum II KONI Lampung, Riagus Ria.

Adapaun pemanggilan dilakukan untuk cabang olahraga Anggar, Hapkido, Kick Boxing, Muaythai, Campuran MMA, Kurash dan Pertina (tinju).

“Ini sengaja lebih awal kami lakukan, agar cabor mempersiapkan diri, mempersiapkan atlet, kita deadline hingga desember ini,” lanjutnya.

Ia juga menyebut agar cabor selektif dalam penyaringan, artinya mana atlet yang potensial hanya cabor dan pelatih yang paling mengerti untuk kebutuhan ini.

“KONI juga akan intervesi nanti, ada pembinaan fisik dan kesehatan sehingga standar yang diberikikan tepat,” sebut Riagus.

Meski demikian KONI Lampung tetap memberikan keleluasan pada cabor agar jangan sampai tergopoh-gopoh masih ada waktu bagi cabor untuk menyelesaikan tahapan demi tahapan seleksi dan pembinaan.

“Masih ada waktu agar diseleksi seobjektif mungkin, mana yang benar-benar unggul, berbakat dan potensial,” ucapnya.

KONI Lampung hingga saat ini masih menunggu deadline pasti untuk PON Beladiri tahap 2 di Manado, Sulawesi Utara 2026 mendatang.

“Deadline awal dari KONI Pusat bulan Juli 2025, tapi belum dipastikan kembali terkait tanggal pastinya, kita menunggu dan terus bersiap sematang mungkin dari jadwal awal,” harapnya.

Ia juga menargetkan cabor dan atlet agar maksimal, tentunya dengan harapan bisa melebihi hasil PON Beladiri Kudus kemarin.

“Realistis saja seperti kata Ketum KONI kita, harapannya potensi medali agar melebihi pon Kudus dengan memperbaiki peringkat,” demikian Riagus Ria.

Sinergi Binpers dan Cabor

Senada, Wakabid Binpers KONI Lampung Suhaimi menyebut pihaknya juga sudah menerima atensi cabor terkait atlet untuk menghadapi PON Beladiri Tahap II.

“Kita sudah terima apa harapan caboor dan atletnya, agar bersama kita carikan formulanya yang penting atlet kita tetap fokus berlatih,” kata Sumaimi diamini anggota Binpers lainna.

terkait hal itu ia juga menyebut akan memaksimalkan apa yang menjadi harapan cabor dan atlet baik itu untuk sarpras latihan, kesiapan atlet yang dibutuhkan semuanya sdudah dirinci dan disiskusikan.

“Sesuai ranah kita pembinaan dan prestasi, kita bahkan detilkan kesiapan, termasuk dimana mereka latihan, apa kendala mereka, apa yang dibutuhkan, apa standar alat yang digunakan, siapa pelatihnya, bagaimana seleksi hingga pelatdanya, semua tentu kita perhatikan,” ungkap Suhaimi.

Menanggapi panggila KONI Lampung pengurus cabor Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Lampung mengaku siap, pihaknya tengah memaksimalkan pelatina atlet.

“Ya kami dipanggil, dalam kehadiran itu KONI menyampaikan pada kami agar bersiap untuk PON Beladiri tahap II, ya kami nyatakan siap,” kata Kabid Organisasi Pertina Lampung, Delfi Masri mewakili ketum pertina Lampung Hermanto.

Delfi menyebut secara umum Pertina Lampung secara tekni dan administratif siap, bahkan terkait atlet juga demikian.

“Intinya kalau tinju kami siap, atlet kita lagi digodok, bahkan yang masih Popnas juga hasilnya bagus, seleksi nanti kita lakukan, ritme latihan dan kesiapan kita kebut hingga maksimal,” tutupnya.

Diketahui pada PON Beladiri Tahap I di Kudus Jawa tengah Lampung mengirim 9 cabang olahraga diantaranya Judo, Gulat, Karate, Kempo, Pencak Silat, Sambo, Taekwondo, Tarung Drajat dan Wushu.

Dari 9 cabor itu Lampung memperoleh total 20 medali, terdiri dari 5 emas, 5 perak, dan 10 perunggu, sehingga lampung berhasil bertengger di Posisi 10 besar.

Poet

Komentar