Pembinaan Atlet Harus Ditunjang Sport Science

Sport137 Dilihat

​Bandar Lampung, Metropolis – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung Taufik Hidayat, menegaskan bahwa pembinaan atlet saat ini harus dasari dengan Sport Science sehingga dapat mengoptimalkan performa atlet.

Hal tersebut disampaikan saat rapat koordinasi dengan Cabor Akuatik, Kamis (22/1) siang di Kantor KONI Lampung Gedung Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandarlampung.

Rapat koorsinasi KONI dan Akuatik, lebih membahas tentang perkembangan olahraga renang tersebut. Baik pembinaan atlet maupun organisasi serta sarana dan prasarana yang ada saat ini. Taufik juga meminta, agar pembinaan sudah dilakukan sejak saat ini, guna menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTT-NTB mendatang.

“Kita harus sudah bersiap, mengingat PON 2028 tinggal 2 tahun lagi. Pembinaan atlet harus terus berjalan, tentunya kita ingin tertinggal dari daerah lain. Sport Science sangat penting, mengingat saat ini dunia olahraga menggunakan Sport Science,” kata Ketum KONI itu.

Taufik juga menjelaskan, Sport Science adalah penerapan berbagai ilmu pengetahuan untuk mengoptimalkan performa atlet, meningkatkan kebugaran dan mencegah cedera, mencakup disiplin seperti fisiologi, biomekanika, nutrisi, psikologi, hingga kedokteran olahraga, yang bekerja sama secara terintegrasi untuk program latihan yang lebih efektif dan personal.

Dalam pertemua tersebut juga disepakati, baik KONI maupun Akuatik (AI) Lampung. Bersama-sama melakukan pembinaan sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing, hal tersebut untuk satu tujuan meraih prestasi di PON 2028 mendatang, yang pucak intinya adalah PON 2032 dimana Lampung dan Banten mencalonkan diri sebagai tuan rumah.

Sementar itu Ketua Akuatik Lampung Ade Utami Ibnu mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pelatihan internal. Sebagai langkah awal dalam menghadapi progran kerja dari akuatik pusat, selama tahun 2026 yang tentunya bermuara pada PON 2028 mendatang.

“Saat ini kami tengah melakukan pelatprov internal. Yang tujuannya untuk menghadapi even-even nasional di tabun 2026 ini. Yang jelas kami ingin meraih preatasi di PON 2028 mendatang. Untuk itu kami harus siap sejak saat ini, bahkan di tahun-tahun sebelumnya,” katanya menjelaskan.

Lebih lanjut Ade yang didampingi Sekumnya Vania C Wanta dan beberapa orang pengurus juga menjelaskan, bahwa akan ada pembuatan kolam renang yang rencananya berlangsung pada bulan 4 mendatang. Hal itu tentunya bisa menjadi salah satu motivasi dalam pembinaan di masa mendatang.

Red

Komentar