Atasi Kekeringan Pasca Bencana, Pemko Padang Bangun Intake Sementara Dan Normalisasi Sungai

Sumatera Barat148 Dilihat

Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang berupaya keras memulihkan infrastruktur pengairan pascabencana hidrometeorologi dengan memprioritaskan normalisasi sungai, perbaikan jaringan irigasi, serta penanganan krisis air bersih di sejumlah wilayah terdampak.

Komitmen ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat meninjau langsung progres pengerjaan infrastruktur pengairan di Daerah Irigasi (DI) Koto Tuo dan DI Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Selasa (27/1/2026).

Fadly Amran mengatakan, pembangunan intake (pintu air) sementara menjadi prioritas utama guna memastikan aliran air kembali menjangkau permukiman dan lahan pertanian warga di tengah musim kekeringan pascabencana.

“Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, UPTD Balai SDA Wilayah Utara, serta partisipasi masyarakat, kita akan membangun intake sementara agar air segera mengaliri lahan pertanian dan permukiman warga,” ujarnya.

Pemko Padang telah menyiapkan langkah penanganan terukur menyikapi sumur warga yang mengering. Salah satunya melalui distribusi air bersih rutin dengan mobil tangki PDAM serta penyediaan hidran umum di titik-titik terdampak.

“Untuk upaya lanjutan, kita merencanakan pembangunan ratusan sumur bor komunal di fasilitas publik seperti masjid dan musala,” jelasnya.(*)

Komentar