Kemandirian Tanggamus dan Hilirisasi

OPINI152 Dilihat

Oleh: Asrian Hendi Caya

Tanggamus sebagaimana disampaikan oleh Bupati 2025-2029 Saleh Asnawi akan diarahkan mencapai kemandirian.

Kemadirian dalam artian bahwa daerah maju dan berkembang berdasarkan kekuatan sendiri.

Daerahnya maju karena potensi ekonomi dioptimalisasi sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan fiskal pemerintahannya tinggi.

Optimalkan ekonomi daerah melalui hilirisasi

Hilirisasi adalah peningkatan nilai tambah ekonomi dengan melakukan prosesing atas hasil-hasil produksi.

Tanggamus potensi terbesarnya adalah sumberdaya alam terutama pertanian dalam artian luas, energi, tambang, dan pariwisata. Sektor pertanian, perikanan, dan kehutanan menyumbang 37,63% dari perekonomian Tanggamus.

Sektor pertambangan dan penggalian menyumbang 6,7%.
Potensi ekonomi yang besar tersebut belum tercermin pada kesejahteraan masyarakat.

Saat ini dengan PDRB per kapita sebesar Rp31,62 juta, Tanggamus merupakan urutan terendah kedua setelah Lampung Barat.

Dan hanya 61,56% dari PDRB per kapita Provinsi Lampung, yang mencerminkan seluruh Kabupaten Kota.

Karena itu, tekad Bupati Tanggamus Saleh Asnawi untuk mencapai kemandirian melalui hilirisasi menjadi strategis.

Pengolahan Kopi

Langkah yang sudah dirintis adalah pengolahan kopi. Salah satu komoditas unggulan Tanggamus adalah kopi.

Karena itu, tengah dibangun pabrikan moderen untuk pengolahan kopi sehingga akan keluar kopi dengan standar ekspor dan bahan baku olahan industri kopi.

Kedepan peluang hilirisasi dalam bentuk kapsul kopi dan RTD (ready to Drink) coffee. Kapsul kopi adalah kemasan yang berisi bubuk kopi untuk mesin seduh otoomatis.

RTD coffee adalah minuman kopi instan dalam kemasan yang siap minum dingin tanpa seduh.

Baik kapsul maupun RTD dapat dibuat variasi rasa. Bisa juga dalam bentuk ekstrak kopi dan kosmetik kopi.

Ekstrak kopi adalah ekstrak dari biji atau kulit kopi yang kaya akan senyawa bioaktif seperti kafein, asam klorogenat, polifenol dan flavonoid.

Kosmetik kopi berupa produk perawatan kulit seperti masker feel-off, scrub, lipbalm, lulur dan krim.

Kakao hutan tanggamus selama ini sudah menjadi narasi produk cokelat dengan merk krakakoa, yang sudah mendunia.

Manggis Pala

Tanggamus juga terkenal dengan manggis dan pala. Gisting sebagai daerah bersuhu dingin terkenal dengan sayuran dan bunganya.

Hilirisasi dapat dilakukan dalam bentuk puree karena selain dapat tahan lama, juga bisa jadi bahan baku untuk olahan selanjutnya. Puree adalah olahan buah/sayur segar yang dihaluskan dapat berupa pasta atau bubur yang kental dan lembut.

Hasil laut yang khas adalah ikan nibung, layur, dan tongkol. Selama ini sudah terkenal dalam bentuk kuliner seperti bakso ikan, otak-otak, sop nibung dll.

Kedepan olahan menjadi surimi sangat mungkin, yang menjadikan ikan lebih awet dan menjadi bahan setengah jadi utuk olahan selanjutnya. Surimi adalah daging ikan yang dihaluskan dalam bentuk pasta.

Objek2 hilirisasi dapat diintegrasikan dengan wisata alamnya sehingga menjadi objek wisata yang terintegrasi dalam paket-paket wisata yang unik, seperti wisata agro kopi dan pengolahan kopi serta festival kopi.

Penangkapan ikan dan pengolahan ikan serta wisata pantai menjadi marine tourism. Festival seni budaya dan hasil kerajinan tenun serta kunjungan desa adat- budaya.

Energi panas bumi di Gunung Tiga Ulu Belu

Sumber energi terbarukan masih cukup besar melalui mikro hidro, angin, dan gelobang laut. Energi terbarukan ini juga bisa bernilai ekonomi melalui perdagangan karbon.

Hutan yang selama ini menjadi aset yang pasif bisa dijadikan aset ekonomi tanpa menggangu fungsi konservasinya melalui perdagangan karbon (carbon trading).
Investasi adalah satu faktor kunci.

Selama ini, justru sejak covid 19 pertumbuhan investasi (pembentukan modal tetap bruto) mandek di tingkat 2-3%, bahkan 2024 hanya tumbuh 1,70%, yang sebelumnya berada diatas 5%.

Untuk itu, Tanggamus harus aktif bukan hanya menawarkan potensi, tapi mengajukan konsep investasi yang berbasis potensi dengan insentif yang menarik dan keringan prosedur serta kepastian tarif dan lamanya mengurus perizinan.

Tanggamus Mencapai Kemandirian

Agar Tanggamus mencapai kemandirian maka harus kerja keras dan cerdik memanfaatkan peluang.

Relasi Bupati sebagai pengusaha yang berpengalaman ditingkat nasional merupakan kekuatan yang perlu dioptimalkan.

Regulasi dan kebijakan yang ramah investasi dan melindungi lingkungan serta memberikan kesempatan pada usaha mikro dan kecil untuk berkembang merupakan prasyarat untuk optimalisasi potensi ekonomi.

Daya dukung infrastruktur (fisik dan ekonomi) menjaddi faktor pendorong percepatan perkembangan ekonomi.

Menyusun langkah stratagis untuk mewujudkan kemadirian daerah adalah langkah awal untuk memulainya.

Komentar