Disparpora Payakumbuh Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM 2026

Payakumbuh682 Dilihat

Payakumbuh — Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Payakumbuh mencanangkan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) tahun 2026. Langkah ini dilakukan guna mendorong peningkatan kualitas layanan publik yang bersih, transparan, dan profesional.

“Sesuai arahan Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, pencanangan Zona Integritas ini menjadi langkah percepatan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih. Kita ingin memastikan setiap layanan bebas dari praktik korupsi dan benar-benar berorientasi pada kepuasan publik,” kata Kepala Disparpora Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa, di Payakumbuh, Senin (13/04/2026).

Yunida menegaskan, komitmen pembangunan Zona Integritas harus diwujudkan dalam kinerja nyata seluruh aparatur di lingkungan Disparpora.

“Zona Integritas ini harus kita terjemahkan dalam tindakan nyata. Masyarakat harus merasakan perubahan, baik dari sisi kecepatan layanan, kemudahan akses, maupun transparansi,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK dan WBBM sangat ditentukan oleh konsistensi dalam menjalankan reformasi birokrasi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Ia menjelaskan, pembangunan Zona Integritas akan difokuskan pada enam area perubahan, yakni manajemen perubahan, penataan tata laksana, penguatan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kita fokus pada enam area perubahan tersebut. Semuanya harus berjalan seiring dan berkelanjutan,” katanya.

Yunida juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh aparatur, mulai dari pimpinan hingga tenaga pendukung, dalam menyukseskan pembangunan Zona Integritas.

“Tidak ada yang bekerja sendiri dalam mewujudkan WBK dan WBBM. Ini kerja bersama, semua harus bergerak dengan komitmen dan integritas yang sama,” ucapnya.

Ia menambahkan, pimpinan memiliki peran strategis sebagai teladan dalam membangun budaya kerja yang berintegritas.

“Pimpinan harus menjadi role model. Integritas tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus ditunjukkan melalui sikap dan keputusan sehari-hari,” tegasnya.

Selain itu, Yunida juga mendorong aparatur untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Kita tidak boleh berhenti berinovasi. Layanan harus semakin cepat, mudah, dan transparan sesuai harapan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebut pencanangan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Payakumbuh dalam percepatan pembangunan Zona Integritas pada setiap perangkat daerah.

“Kita optimistis target ini dapat dicapai dengan kerja keras dan konsistensi seluruh jajaran,” pungkasnya. (MC/Zl)

Komentar