Wawako Maigus Nasir Tegaskan Komitmen Pemko Padang Percepat Eliminasi TB

Sumatera Barat794 Dilihat

Padang — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat percepatan penanganan Tuberkulosis (TB), seiring dukungan penuh pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI terhadap program eliminasi TB di Sumatera Barat.

Komitmen tersebut disampaikan Maigus Nasir usai menghadiri kuliah umum bersama Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, Benjamin Paulus Octavianus, yang digelar di Aula Prof. dr. M. Syaaf Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, Selasa (12/5/2026).

Maigus Nasir menyampaikan bahwa TB masih menjadi salah satu persoalan kesehatan serius yang harus ditangani secara cepat, terukur, dan melibatkan seluruh elemen, baik pemerintah, tenaga kesehatan, akademisi, hingga masyarakat.

“Pemko Padang berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dan penanganan TB. Dukungan pemerintah pusat tentu menjadi motivasi besar untuk mempercepat langkah eliminasi TB di daerah,” ujar Maigus Nasir.

Ia menambahkan, Pemko Padang akan terus mendorong penguatan program penemuan kasus aktif, pengobatan yang tuntas, edukasi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor agar penanganan TB berjalan efektif.

Menurutnya, keberhasilan eliminasi TB tidak hanya bergantung pada layanan kesehatan, tetapi juga kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dini dan disiplin menjalani pengobatan.

“Kita harus bergerak bersama. Deteksi dini dan kepatuhan minum obat adalah kunci untuk memutus rantai penularan,” tegasnya.

Maigus Nasir juga mengapresiasi pelaksanaan kuliah umum yang dinilai memberikan pemahaman luas terkait strategi nasional eliminasi TB serta pentingnya peran dunia pendidikan dan tenaga kesehatan dalam mendukung kebijakan tersebut.

Sementara itu, Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus dalam kuliah umumnya menekankan pentingnya penguatan intervensi kesehatan masyarakat, peningkatan kualitas layanan, serta sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai target eliminasi TB nasional.

Kegiatan kuliah umum tersebut diikuti civitas akademika Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, tenaga kesehatan, serta sejumlah pihak terkait dalam penanganan TB di Sumatera Barat. (*)

Komentar