Payakumbuh Semarakkan Tahun Baru Islam 1448 H dengan Penguatan Nilai Keagamaan

Payakumbuh366 Dilihat

Payakumbuh — Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Payakumbuh dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat nilai-nilai keagamaan, pembinaan karakter generasi muda, serta mempererat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan yang melibatkan organisasi Islam dan warga setempat.

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Payakumbuh bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Payakumbuh tersebut dibuka Wakil Wali Kota Payakumbuh Elzadaswarman di Halaman Balai Kota Payakumbuh, Senin (15/06/2026), dan diikuti berbagai elemen masyarakat, lembaga keagamaan, serta komunitas pendidikan Islam.

Upaya penguatan kehidupan religius tersebut sejalan dengan arah pembangunan yang terus didorong Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta untuk mewujudkan masyarakat yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia yang berakhlak dan berkarakter.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PHBI Kota Payakumbuh dan seluruh panitia yang telah mengadakan kegiatan ini. Semoga menjadi amal saleh dan bernilai pahala di sisi Allah SWT,” kata Elzadaswarman saat membuka rangkaian kegiatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Menurut dia, Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian kalender hijriah, melainkan momentum untuk melakukan introspeksi diri dan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik melalui peningkatan kualitas iman, ibadah, dan akhlak.

Ia mengatakan salah satu misi pembangunan Kota Payakumbuh adalah mewujudkan masyarakat yang religius. Karena itu, pembinaan rohani harus terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki karakter, moral, dan etika yang baik.

“Melalui peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini kita berharap semangat keberagamaan yang telah tumbuh subur di Kota Payakumbuh dapat terus berkembang sehingga kita mampu melahirkan generasi yang memiliki pondasi iman yang kuat,” ujarnya.

Elzadaswarman menilai penguatan nilai-nilai keagamaan memiliki manfaat strategis bagi masyarakat karena dapat menjadi benteng dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, seperti kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga dampak negatif perkembangan teknologi informasi.

Menurut dia, ajaran Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam yang mengajarkan kasih sayang, kepedulian sosial, toleransi, dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Karena itu, umat Islam perlu menampilkan sikap yang ramah dan mencerminkan nilai-nilai luhur yang diajarkan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat.

“Mari kita sambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan meningkatkan iman dan takwa, menebarkan kelembutan serta akhlak mulia. Semoga Allah SWT mengangkat derajat kita dan menempatkan kita di antara hamba-hamba-Nya yang mulia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh Hendri Yazid mengajak masyarakat menjadikan bulan Muharram sebagai momentum memperbanyak amal ibadah dan memperbaiki kualitas diri.

Ia mengatakan Muharram merupakan salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam sehingga setiap amal kebaikan yang dilakukan akan memperoleh ganjaran yang besar dari Allah SWT.

“Pada bulan Muharram ini semakin banyak kita berbuat kebaikan maka akan berlipat ganda pula pahala yang diberikan Allah SWT. Sebaliknya, semakin banyak kita berbuat keburukan maka semakin besar pula dosa yang kita peroleh,” katanya.

Menurut Hendri, semangat hijrah yang terkandung dalam Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai upaya meninggalkan kebiasaan buruk dan beralih menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

“Karena itu, mari bersama-sama berhijrah menjadi lebih baik. Bulan Muharram adalah bulan penyelamat bagi mereka yang ingin memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ketua PHBI Kota Payakumbuh Wal Asri mengatakan pihaknya menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan untuk menyemarakkan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi tabligh akbar, zikir bersama, pawai obor, apel didikan subuh, serta berbagai lomba keagamaan yang melibatkan peserta dari berbagai kelompok usia.

“Kami berkolaborasi dengan berbagai organisasi keagamaan seperti BKMT, kelompok yasin, lembaga didikan subuh, BKPMRI, Muhammadiyah, NU, MUI, pengurus masjid se-Kota Payakumbuh dan berbagai elemen masyarakat lainnya,” katanya.

Menurut dia, kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan keagamaan menjadi sarana memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperluas syiar Islam yang menyejukkan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Ia berharap seluruh masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan sehingga peringatan Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi wahana memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong.

“Mari kita semarakkan peringatan Tahun Baru Hijriah 1448 H ini sebagai momentum memperkuat keimanan, persaudaraan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wirman Putra, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Rida Ananda, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, organisasi Islam, serta masyarakat dari berbagai wilayah di Kota Payakumbuh. (MC)

Komentar