Pemko Padang Matangkan Penanganan Pascabanjir, Evaluasi Titik Rawan dan R3P

Padang40 Dilihat

Padang — Pemerintah Kota Padang mematangkan langkah penanganan banjir pascahujan ekstrem yang melanda sejumlah wilayah pada 3 Agustus 2026. Upaya tersebut dilakukan melalui evaluasi kondisi lapangan dan penguatan koordinasi dengan berbagai pihak.

Pembahasan dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, akademisi, dan unsur terkait di Gedung Putih, Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Sabtu (8/8/2026).

Fadly mengatakan penanganan pascabanjir membutuhkan langkah yang terukur dan berbasis kondisi aktual di lapangan. Karena itu, pemerintah daerah bersama pihak terkait mengevaluasi sejumlah titik yang dinilai rawan terdampak banjir.

Rapat tersebut juga membahas penyesuaian usulan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Penyesuaian dilakukan agar rencana penanganan dapat diselaraskan dengan kebutuhan dan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

Pemko Padang menegaskan penanganan banjir tidak hanya diarahkan pada respons setelah kejadian, tetapi juga pada upaya memperkuat mitigasi dan penataan kawasan. Sinergi dengan BWS, akademisi, dan unsur terkait diharapkan menghasilkan langkah penanganan yang lebih efektif dan berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan