Dampak Abu Vulkanik, Warga Lampung Tayamum Berjamaah

Nasional194 Dilihat

Lampung, Metropolis – Dampak dari erupsi gunung anak krakatau beberapa kabupaten di Lampung diselimuti debu Vulkanik.

Akibatnya, jalan, fasilitas umum, rumah warga, kendaraan bahkan pergerakan warga diguyur debu vulkanik yang cukup tebal.

Kejadian sejak jumat malam ini masih terus berlangsung hingga minggu siang, (06/09/2026).

“Warga Lampung tayamum berjamaah,” ujar salah satu warga Bandar Lampung, Asrul.

Debu Vulkanik bergerak ke beberapa kabupaten di Lampung termasuk Banten, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bengkulu, Jakarta hingga daerah terdekat Jawa Barat.

“Citra sebaran abu vulkanik hasil analisis citra RGB Himawari-9 menunjukkan 2 sebaran, yakni tenggara-selatan (Banten-Jawa Barat) dengan 20.00 ft kemudian barat daya-barat laut permukaan 50.000 ft (arah Lampung dan beberapa wilayah Sumatera),” demikian dikutip dari kanal resmi BMKG Lampung.

Kejadian ini mengkhawatirkan bagi kondisi kesehatan warga, apalagi anak-anak yang berpotensi terkena inspeksi saluran pernapasan, iritasi mata dan lainnya.

Atas kejadian ini BPBD Lampung juga sudah mengeluarkan beberapa imbauan.

“Kita imbau warga menggunakan masker, jauhi GAK bagi warga yg ada diradius 5KM apalagi area pantai, bila tidak perlu hindari keluar rumah, tutup jendela, tetap jaga kesehatan,” ujar kepala BPBD Lampung, Aswarodi saat dihubungi via telepon.

Selain dampak pada manusia, abu Vulkanik Krakatau juga mengganggu penerbangan udara, dikabarkan juga di bandara Raden intan dan Soekarno Hatta mengalami beberapa pembatalan penerbangan.

Kekinian pergerakan abu vulkanik masih berlangsung, sejak jumat malam hingga minggu siang (06/09/2026).

Poet

Tinggalkan Balasan