Tim Minisoccer Digembleng Fisik dan Strategi untuk Podium Porwanas

Sport News78 Dilihat

Bandar Lampung, Metropolis — Tim minisoccer PWI Lampung terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV 2027. Seleksi dan latihan perdana digelar di Estadio Arena, Bandar Lampung, Sabtu (22/8/2026), dengan diikuti lebih dari 25 wartawan dari berbagai daerah di Lampung.

Ketua Harian HPN 2027 Lampung, Supriyadi Alfian, mengatakan persiapan tim mulai menunjukkan perkembangan positif. Ia mengaku sempat ragu dengan peluang cabang olahraga tersebut, namun keraguan itu sirna setelah melihat antusiasme para pemain.

“Berdasarkan laporan penanggung jawab minisoccer, mereka sudah siap. Tadinya saya ragu, tetapi setelah melihat semangat generasi muda ini, saya yakin minisoccer bisa bersaing meraih prestasi,” kata Supriyadi.

Ia bahkan memasang target tinggi. Menurutnya, tim minisoccer Lampung setidaknya harus mampu menembus partai final Porwanas.

“Kita yakin minisoccer ini minimal bisa masuk final di Porwanas. Alhamdulillah kalau bisa juara. Hasil itu bisa diraih dengan penerapan disiplin. Saya yakin anak-anak muda ini bisa memberikan yang terbaik,” ujarnya.

Namun, Supriyadi menyoroti persoalan fasilitas latihan yang hingga kini masih menjadi tantangan. Tim minisoccer harus menggunakan lapangan berbayar, di antaranya Subanus dan Estadio.

“Di minisoccer ini atletnya sudah semangat, tetapi tempat latihannya masih berbayar. Ini yang harus kita cari solusinya bersama dengan manajer. Saya yakin Manager Tim Mayang Suri Djausal akan terus melakukan pembinaan yang terbaik,” katanya.

Wakil Ketua PWI Lampung, Syahroni Yusuf, mengatakan seluruh rangkaian persiapan cabang olahraga Porwanas telah dilakukan sejak awal tahun. Menurut dia, beban sebagai tuan rumah membuat persiapan Porwanas kali ini menjadi tantangan tersendiri.

“Untuk Porwanas saja sudah mendatangkan sekitar 3.000 orang, ditambah HPN sekitar 2.000 orang. Karena itu, kami di PWI saling percaya dan meyakini teman-teman yang mengurus setiap cabang olahraga berkompeten untuk membawa kontingen meraih sukses,” ungkapnya.

Syahroni optimistis minisoccer mampu menyumbangkan prestasi bagi Lampung. Terlebih, cabang olahraga tersebut menjadi salah satu yang pertama dipertandingkan dalam Porwanas.

“Kita berharap dan yakin minisoccer mampu meraih prestasi dan sukses di bawah naungan Ibu Mayang Suri Djausal. Meskipun minisoccer menjadi yang pertama dipertandingkan, saya yakin kerja keras semua pihak akan menghasilkan yang terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Minisoccer, Elka Mabela, mengungkapkan tim sebelumnya telah menjalani beberapa kali latihan. Sesuai arahan Manager Dewi Mayang Suri Djausal, intensitas latihan akan terus ditingkatkan.

“Dari hasil latihan yang kami lakukan, sudah terjaring sebanyak 15 nama. Kegiatan hari ini hanya melanjutkan latihan yang sudah berjalan. Penekanan seleksi kali ini adalah peningkatan fisik agar para pemain lebih baik lagi,” jelas Elka.

Menurut Elka, waktu menuju Porwanas masih cukup panjang. Karena itu, tim memiliki kesempatan untuk melakukan pematangan, baik dari sisi fisik maupun strategi permainan.

“Kami akan terus menggembleng para pemain, baik secara fisik maupun strategi. Setelah ini akan dilakukan evaluasi, termasuk kemungkinan penambahan pemain, sebelum entry by name,” katanya.

Ia menegaskan seluruh pemain akan terus dipantau untuk memastikan skuad yang dibentuk benar-benar siap menghadapi persaingan Porwanas.

“Yang pasti, kami akan terus genjot para pemain, baik fisik maupun strategi. Kami akan menjalankan target-target yang disampaikan PWI dan berusaha meraih hasil yang terbaik,” pungkasnya.

Rls

Tinggalkan Balasan