Sukses Besar Festival Cempluk 2026, Pemkab Malang Usulkan Beasiswa Khusus Kerja Sama UB

Malang88 Dilihat

Malang, Metropolis – Wakil Bupati Malang, Dra. Hj. Lathifah Shohib, secara resmi menutup gelaran Festival Kampung Cempluk Ke-16 Tahun 2026 di Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Festival budaya tahunan yang mengusung tema “Bhumi Adhikarya Paramartha” ini dinilai sukses besar dan jauh lebih meriah dibandingkan penyelenggaraan tahun sebelumnya, Sabtu (24/102026) .

Dalam sambutannya, Wakil Bupati yang akrab disapa Bu Nyai Lathifah ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, karang taruna, serta masyarakat Desa Kalisongo yang telah menjaga konsistensi festival ini sepanjang 18–24 Oktober 2026.

“Alhamdulillah, malam hari ini adalah malam terakhir pelaksanaan Kampung Cempluk ke-16. Jika dibandingkan tahun lalu, kegiatan malam ini jauh lebih meriah. Saya sangat mengapresiasi peran serta warga dalam mendukung kreativitas remaja karang taruna hingga festival ini berjalan sukses,” ujar Bu Nyai Lathifah dari atas panggung kehormatan.

Dorong Evaluasi untuk Event Tahun Depan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berharap kesuksesan ini tidak membuat pihak penyelenggara berpuas diri.

Bu Nyai Lathifah mengingatkan pentingnya melakukan evaluasi menyeluruh pasca-acara. Hal ini krusial sebagai fondasi persiapan menyambut Festival Kampung Cempluk ke-17 tahun depan, baik dari segi pematangan konsep maupun pemilihan tema agar tampil lebih memukau.

Tak lupa, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak sponsor yang telah menyokong dana dan fasilitas.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, kami berterima kasih atas segala dukungan sponsorship. Semoga keterlibatan ini membawa keberkahan,” imbuhnya

Sinergi dengan Universitas Brawijaya
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Malang juga menyoroti letak strategis Desa Kalisongo yang kini bersanding dengan kawasan kampus Universitas Brawijaya (UB).

Keberadaan kampus pascasarjana dan fasilitas UB di wilayah ini diakui membawa dampak instan pada pergeseran ekonomi warga, terutama dalam pertumbuhan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tidak lagi hanya bergantung pada sektor pertanian.

Apresiasi atasSsuksesnya festival budaya
Sebagai bentuk komitmen nyata atas suksesnya festival budaya ini, Pemkab Malang langsung tancap gas memperjuangkan dua program strategis bagi warga setempat.

Pertama, Pemkab resmi mengusulkan kuota beasiswa khusus kepada Universitas Brawijaya bagi anak-anak Desa Kalisongo agar bisa mengenyam bangku kuliah.

Kedua, dinas terkait akan memprioritaskan desa ini sebagai titik pelaksanaan program pasar murah dalam waktu dekat demi membantu stabilitas ekonomi warga.

Di sisi lain, Pemkab Malang juga menegaskan terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat demi menarik stimulus anggaran dan program strategis dalam rangka pengembangan kebudayaan serta pariwisata di seluruh wilayah Kabupaten Malang.

Red

Tinggalkan Balasan