Gubernur Mahyeldi Dorong Produk Industri Lokal Jadi Prioritas Pembangunan di Sumbar

Sumatera Barat225 Dilihat

PADANG – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumbar dalam memperkuat industri lokal sebagai tulang punggung pembangunan daerah. Ia menyebut, salah satu langkahnya dengan menjadikan produk industri lokal sebagai material utama dalam proyek pembangunan pemerintah di Sumbar.

Menurut Mahyeldi, penguatan industri lokal menjadi langkah penting dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan global.

“Kita berupaya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi daerah menghadapi tantangan global,” ujar Gubernur Mahyeldi di Padang, Selasa (31/3/2026).

Ia menyebut, salah satu contoh industri lokal yang patut didukung itu adalah Semen Padang. Industri tersebut selama ini telah berperan besar dalam menggerakkan ekonomi daerah, baik melalui kontribusi terhadap pembangunan infrastruktur maupun penciptaan lapangan kerja.

Mahyeldi pun mengungkap, dalam pertemuannya dengan manajemen Semen Indonesia, ia juga pernah menyampaikan agar Semen Padang didorong untuk mengembangkan produk green cement atau semen ramah lingkungan sebagai segmentasi baru yang diharapkan bisa menjadi keunggulan baru industri tersebut. Beruntung, hal itu ditindaklanjuti secara positif, ditandai dengan diluncurkannya produk SEPABLOCK (Semen Padang Bata Interlock), bata interlock yang dibuat menggunakan semen ramah lingkungan (PCC). Produk ini unggul dengan ketahanan gempa, hemat biaya, dan mampu menurunkan emisi rumah kaca hingga 37,5%

“Semen Padang sudah berada di jalur yang tepat dengan melahirkan produk ramah lingkungan, hemat biaya dan tahan gempa yang diberi nama SEPABLOCK,” ujar Mahyeldi.

Gubernur menambahkan, Pemprov Sumbar juga telah mengusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum agar penggunaan green cement diprioritaskan dalam proyek infrastruktur, khususnya yang dilaksanakan di Sumbar.

“Kita ingin produk lokal, khususnya yang ramah lingkungan, menjadi pilihan utama dalam setiap proyek pembangunan pemerintah di Sumbar. Hal itu telah kita usulkan juga secara langsung kepada Menteri PU,” tegasnya.

Langkah tersebut dinilai mampu memberikan solusi terhadap persoalan lingkungan sekaligus memperkuat daya saing industri semen lokal.

“Ini juga menjadi bagian dari upaya kita dalam mewujudkan Sumbar sebagai provinsi hijau,” ungkapnya.

Ia berharap penguatan industri lokal ini dapat memberikan efek domino, baik terhadap pertumbuhan ekonomi maupun untuk kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan Industri. (adpsb)

Komentar