BMBK Fokus Garap 29 Titik Ruas Jalan Kabupaten Penyokong Jalur Vital Distribusi

Institusi613 Dilihat

Bandar Lampung, Metropolis — Pemerintah Provinsi Lampung mempercepat pembangunan infrastruktur dengan fokus utama pada jalan berstatus provinsi yang tersebar di wilayah kabupaten.

Data terbaru tahun 2026 menunjukkan bahwa peningkatan kemantapan jalan tidak hanya terjadi di perkotaan, tetapi justru didorong oleh panjang dan dominasi ruas jalan provinsi yang berada di kabupaten.

Capaian signifikan terlihat dari lonjakan kemantapan jalan provinsi yang meningkat dari 79,79 persen pada 2025 menjadi 85,46 persen di 2026.

Kenaikan ini mencerminkan kerja besar di lapangan, terutama karena sebagian besar ruas jalan provinsi melintasi kawasan kabupaten—mulai dari sentra pertanian hingga jalur penghubung antarwilayah.

Kabupaten menjadi titik krusial pembangunan. Sejumlah daerah mencatat lonjakan tajam:

Lampung Tengah: 89,15% → 99,22%
Lampung Timur: 95,85% → 100%
Mesuji: 79,79% → 100%
Pringsewu: 82,14% → 92,30%

Bahkan wilayah dengan kondisi sebelumnya rendah kini menunjukkan tren perbaikan kuat:

Tulang Bawang: 49,03% → 63,77%
Way Kanan: 58,74% → 67,10%

Fakta ini menegaskan bahwa beban utama pembangunan jalan provinsi berada di kabupaten, bukan kota. Di sisi lain, kota seperti Bandar Lampung yang telah mencapai 100 persen kemantapan cenderung stabil, menandakan ruang peningkatan terbesar memang berada di wilayah kabupaten yang memiliki jaringan jalan lebih panjang, kompleks, dan menantang secara geografis.

BMBK Fokus Garap Ruas Kabupaten

Percepatan pembangunan didorong oleh langkah konkret Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) yang memulai puluhan proyek strategis sejak awal tahun.

Sebanyak 29 titik pekerjaan difokuskan pada ruas jalan provinsi di kabupaten—jalur vital distribusi hasil bumi dan mobilitas masyarakat desa.

Penanganan dilakukan melalui berbagai metode, mulai dari rekonstruksi total, peningkatan struktur jalan, hingga pelebaran badan jalan guna meningkatkan kapasitas lalu lintas.

Gubernur Turun Langsung

Keseriusan pembangunan ditunjukkan saat Gubernur Rahmat Mirzani Djausal turun langsung meninjau perbaikan jalan di Way Kanan. Tiga ruas prioritas yang diperiksa menjadi bukti konkret arah pembangunan yang berfokus ke kabupaten:

Kasui – Air Ringkih
Sp. Soponyono – Serupa Indah
Tegal Mukti – Tajab

Dengan total anggaran mencapai Rp172,2 miliar untuk 7 paket pekerjaan, proyek ini menegaskan bahwa investasi terbesar diarahkan pada jalan provinsi di kabupaten sebagai tulang punggung konektivitas daerah.

Kabupaten Jadi Kunci Pertumbuhan

Fokus pembangunan di kabupaten bukan tanpa alasan. Wilayah ini merupakan:

Sentra produksi pertanian dan perkebunan
Jalur distribusi logistik antarwilayah
Penghubung desa ke pusat ekonomi

Dampaknya mulai terasa seiring meningkatnya kualitas jalan:

Biaya distribusi hasil panen menurun
Akses pasar semakin terbuka
Pertumbuhan ekonomi desa meningkat
Fondasi Pertumbuhan Merata

Peningkatan signifikan ini menegaskan strategi Pemprov Lampung yang menempatkan jalan provinsi di kabupaten sebagai prioritas utama sudah berada di jalur yang tepat.

Ketika jalan di kabupaten semakin mantap, konektivitas antarwilayah terbentuk secara utuh—tidak hanya kuat di kota, tetapi juga menyatu dari desa hingga pusat ekonomi.

Rls

Komentar