Resmi Dilantik, Ini Daftar Ketua Dewan Da’wah se-Lampung 2026-2030

Institusi417 Dilihat

Bandar Lampung – Haflah dan Pelantikan Pengurus Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Masa Khidmat 2026-2030 resmi digelar di Gedung Pusiban, Komplek Gubernur Provinsi Lampung, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Harmoni Ukhuwah, Sinergi Da’wah, untuk Lampung Maju” ini dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, pimpinan lembaga, serta organisasi Islam se-Lampung.

Pelantikan tersebut menjadi momentum penting konsolidasi dakwah di seluruh daerah di Lampung, sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umara dalam menghadapi tantangan sosial, moral, dan keumatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Gubernur Lampung yaitu Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Lampung Yuri Agutina Primasari, perwakilan Ketua Dewan Da’wah Pusat Dwi Budiman Assiroji, perwakilan Kapolda Lampung AKBP Abdurahman.

Perwakilan Pangdam Kapten Arranud Budiarto, perwakilan Kementerian Agama Provinsi Lampung Ridwan Hawari, perwakilan Wali Kota Bandar Lampung Desti Mega Putri serta para kepala instansi vertikal dan pimpinan ormas Islam.

Ketua panitia, Gemilang Rahmatullah, S.Pd, mengatakan pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi langkah strategis memperkuat ukhuwah Islamiyah, menyatukan visi dakwah, dan menyelaraskan gerak organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.

“Ini momentum konsolidasi pemikiran dan penguatan langkah dakwah agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Da’wah Provinsi Lampung, KH. Ahmad Yani Marjas, menyoroti maraknya judi online, narkoba, dan berbagai penyimpangan moral yang dinilai mengancam generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen umat Islam bersatu melakukan amar ma’ruf nahi mungkar secara kolaboratif.

Menurutnya, Dewan Da’wah senantiasa mengikhtiarkan hadirnya nilai-nilai Islam dalam kehidupan masyarakat secara konstitusional dan selaras dengan peraturan perundang-undangan, sehingga tata kehidupan berbangsa dan bernegara tetap terjiwai nilai-nilai Islam.

Ia menambahkan, ukhuwah Islamiyah merupakan solusi sekaligus tantangan bagi umat Islam dan bangsa Indonesia. Jika persatuan dan kesatuan mampu diwujudkan oleh seluruh pihak, maka agenda pembangunan masyarakat akan berjalan lebih optimal.

“Kita tidak bisa bergerak sendiri. Dakwah harus dilakukan bersama-sama, melibatkan ulama, umara, aparat, dan seluruh kekuatan umat,” tegasnya.

Ia juga menggagas program 1 Desa 1 Dai 1 Polisi sebagai model kolaborasi pembinaan masyarakat hingga tingkat desa. Selain itu, ia menekankan pentingnya peran muslimat dan kaum ibu dalam pendidikan agama keluarga serta pembinaan majelis taklim.

Dalam sambutan Gubernur Lampung yang dibacakan perwakilan pemerintah provinsi, disampaikan bahwa Pemprov Lampung siap berkolaborasi dengan para ulama dalam menekan persoalan sosial, menjaga harmoni masyarakat, dan mendorong pembangunan daerah secara utuh.

Pada kesempatan itu juga diumumkan jajaran Ketua Pengurus Dewan Da’wah Kabupaten/Kota se-Lampung Masa Khidmat 2026-2030, yakni:

Lampung Timur: H. Guntur Saputra

Lampung Utara: H. Imam Hanafi, S.Pd.I., M.Pd.I

Way Kanan: Subagiyo, S.Pd.I

Tulang Bawang Barat: Dr. Suryono, M.Pd

Tulang Bawang: Jumadi

Kota Bandar Lampung: H. Rudianto RM, S.Pd

Lampung Tengah: Asrori Mangku Alam, SH., M.H

Pesawaran: DR (HC) Ikhwanul Mujahidin, Lc., M.Pd

Lampung Selatan: Wawang Julianto, Lc.

Lampung Barat: Ns. H. Edis Mari Eko, S.Kep., M.Kep., Sp.KMB

Mesuji: Dadang Solihin, S.Pd.I

Pringsewu: Sarjito, M.Pd

Kota Metro: Drs. H. Bujang Dani

Tanggamus: Pahlawan Usman, S.T.

Pesisir Barat: Arief Mulyawan

Kegiatan dilanjutkan dengan stadium general bertema penguatan ukhuwah dan kebangsaan. Para peserta menegaskan bahwa dakwah merupakan tanggung jawab bersama, baik secara individu maupun kelembagaan, demi mewujudkan masyarakat religius dan Lampung yang maju, harmonis, dan bermartabat.

Rls

Komentar

News Feed