Pesisir Barat, Metropolis – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat memperkuat langkah memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan melalui Rapat Koordinasi Universal Coverage Jamsostek (UCJ) yang digelar di Ruang Rapat Karang Nyimbor, Lantai III, Kompleks Perkantoran Bupati Pesisir Barat, Selasa (28/7/2026).
Rapat koordinasi yang dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Tedi Zadmiko, itu dihadiri jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Utara, Hedry Nora, serta para pemangku kepentingan terkait.
Dalam sambutannya, Tedi Zadmiko menegaskan Universal Coverage Jamsostek menjadi salah satu instrumen penting untuk memastikan seluruh pekerja, baik di sektor formal maupun informal, memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurutnya, program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada para pekerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, percepatan cakupan kepesertaan memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah pekon, pelaku usaha, hingga masyarakat.
“Rapat koordinasi ini menjadi momentum untuk menyamakan persepsi sekaligus menyusun strategi percepatan Universal Coverage Jamsostek di Kabupaten Pesisir Barat. Kami ingin seluruh pekerja, terutama kelompok rentan, memperoleh perlindungan yang layak,” kata Tedi.
Ia menambahkan, penguatan pendataan pekerja rentan, perluasan kepesertaan sektor informal, serta edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan agar target UCJ dapat tercapai.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Utara, Hedry Nora, mengatakan pihaknya mengapresiasi komitmen Pemkab Pesisir Barat dalam mendukung perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Menurut Hedry, keberhasilan Universal Coverage Jamsostek tidak hanya diukur dari meningkatnya jumlah peserta, tetapi juga dari semakin banyak pekerja yang terlindungi saat menghadapi risiko kerja maupun risiko sosial ekonomi lainnya.
“Sinergi antara pemerintah daerah, perangkat pekon, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kunci utama percepatan Universal Coverage Jamsostek. Kami siap mendampingi pemerintah daerah melalui penguatan data, sosialisasi, hingga perluasan kepesertaan, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal yang selama ini belum terlindungi,” ujar Hedry.
Ia berharap hasil rapat koordinasi tersebut segera ditindaklanjuti melalui langkah-langkah konkret di setiap perangkat daerah sehingga target UCJ di Kabupaten Pesisir Barat dapat tercapai secara bertahap dan berkelanjutan.
Melalui penguatan kolaborasi tersebut, Pemkab Pesisir Barat optimistis semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan dan produktivitas tenaga kerja di daerah.
Rls
