Kado HUT RI ke-81, Kota Payakumbuh Borong 2 Juara Kompetisi Inovasi Tingkat Provinsi Sumbar

Payakumbuh154 Dilihat

PAYAKUMBUH – Semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwarnai prestasi membanggakan dari Kota Payakumbuh. Kota Randang ini kembali berhasil meraih 2 juara dalam Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna Tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2026.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat pada rangkaian acara penurunan Bendera Merah Putih di Provinsi Sumatera Barat di Padang.

Juara 2 diraih oleh inovasi “Alat Pendeteksi Kualitas Makanan dan Minuman Portable” karya anak-anak SMP Islam Raudhatul Jannah. Sementara Juara 3 kategori Inovasi Unggulan Tepat Guna diraih oleh inovasi “Savior dengan Sensor Objek” yaitu alat monitoring hama pertanian berbasis sensor, yang diciptakan Kepala Sekolah SMA Boarding School Raudhatul Jannah.

Seleksi dan penilaian kompetisi ini telah berlangsung selama 3 bulan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumatera Barat bersama tim penilai independen dari kalangan akademisi.

Walikota Payakumbuh mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para inovator beserta tim pendukung.

“Semoga karya-karya ini dapat memberikan manfaat dan solusi terhadap permasalahan-permasalahan di Kota Payakumbuh dengan isu-isu yang berkembang saat ini. Terus berkreativitas dan berinovasi tanpa batas untuk kota tercinta kita,” ucap Walikota.

Prestasi ini melanjutkan tren positif Payakumbuh di bidang inovasi. Pada tahun 2024, Payakumbuh juga menjadi satu-satunya Kabupaten/Kota di Sumatera Barat yang mewakili Sumbar di tingkat nasional dan meraih predikat Juara 4 Nasional.

Kepala BAPPEDA Kota Payakumbuh, Drs.Syafwal ,MM, menambahkan bahwa Payakumbuh memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi berbasis kreativitas masyarakat. Berdasarkan data, sejak 2019 hingga 2025 tercatat 68 inovasi Teknologi Tepat Guna dari Payakumbuh yang dilaporkan ke Provinsi. Jumlah ini merupakan yang terbanyak dibandingkan Kabupaten/Kota lain di Sumatera Barat.

“Namun ada hal yang harus kita kejar tahun depan yaitu memfasilitasi Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bentuk perlindungan karya cipta dari karya-karya inovator,” pungkas Syafwal.

Di sisi lain, Koordinator Inovasi BAPPEDA Kota Payakumbuh,Robby Hafanos, S.IP, M.CIO menyampaikan strategi pengembangan inovasi melalui SIPEKAT. Pengembangan dilakukan berdasarkan isu-isu yang berkembang di daerah agar inovasi yang dihasilkan benar-benar menjadi solusi.

“Kompetisi ini juga merupakan wadah bagi inovator dalam mempromosikan inovasi yang mereka ciptakan. Walau tidak dapat juara 1, namun kita dapat juara untuk 2 kategori. Semoga tahun depan lebih baik lagi. Kebanggaan ini kami persembahkan untuk Payakumbuh sebagai Kado Ulang Tahun Republik Indonesia ke-81,” ujar Robby.(*)

Tinggalkan Balasan