Walikota Wahyu Optimistis K3 Perkantoran di Kota Malang bisa terus ditingkatkan

Malang201 Dilihat

Kota Malang, Metropolis – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyerahkan langsung piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa tentang tempat kerja yang menerapkan K3 perkantoran tahun 2025.

Penyerahan dilakukan kepada Dinas Kesehatan Kota Malang, PT. PLN UP3 Kota Malang dan PT. Telkom Indonesia wilayah Witel Jawa Timur Barat Kota Malang.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangka Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2025.

Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan secara simbolis CSR dari Bank Jatim berupa 1 unit truk tangki air oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim Pusat, didampingi Pimpinan Bank Jatim Cabang Malang dan diserahkan kepada Wali Kota Wahyu Hidayat.

Penyerahan penghargaan dan CSR tersebut merupakan rangkaian dari Apel Pagi bersama ASN Pemkot Malang di Halaman Balaikota Malang, Senin (12 Januari 2026).

Menurut Wali Kota Wahyu menyatakan bahwa dengan kolaborasi seperti ini, kita tidak hanya membangun sistem kerja yang tertib dan aman, tetapi juga menghadirkan solusi nyata atas kebutuhan masyarakat.

“Saya berharap sinergi antara penerapan K3 dan program CSR ini dapat menjadi contoh praktik baik bagi seluruh pemangku kepentingan di Kota Malang, bahwa keselamatan dan kesehatan adalah tanggung jawab bersama” jelasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, Wahyu optimistis penerapan K3 perkantoran di Kota Malang serta program CSR dapat terus ditingkatkan dan menjadi bagian integral dari tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berdaya saing.

Sehingga pada akhirnya, upaya ini akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang semakin prima bagi masyarakat.

Untuk itu, lanjutnya, melalui kegiatan apel pada hari ini, menjadi momentum yang strategis untuk meneguhkan kembali komitmen kita bersama dalam membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan.

Momentum ini hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi diimplementasikan secara nyata dalam setiap aktivitas kerja sehari-hari.

“Semoga apa yang diberikan ini dapat memberikan manfaat besar bagi warga Kota amalang, sekaligus mampu memotivasi instansi lainnya untuk ikut berperan serta dalam pembangunan daerah” tutur Wahyu.

Red

Komentar