oleh

KPU Way Kanan Sosialisasikan Pendidikan Pemilih Partisipasi Rendah

Way Kanan, (Metropolis.co.id) – KPU Way Kanan kembali melaksanakan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada daerah pratisipasi Rendah di Kampung Bukit Gemuruh Kecamatan Way Tuba, Way Kanan. Rabu (24/11/2021)

Ketua KPU Way Kanan Refki Dharmawan didampingi Anggota KPU Tri Sudarto, Doan Endedi, Noprisyah Harianto dan I Gede Klipz Darmaja mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di lokasi sasaran program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Kampung Bukit Gemuruh, Way Tuba yang telah dilaunching hari Kamis, tanggal 4 November yang lalu.

Kemudian Dalam upaya menjadikan peserta sosialisasi sebagai kader demokrasi KPU menyampaikan materi yang berkaitan dengan kemampuan berbicara di depan publik dengan menghadirkan narasumber Ponita Dewi dan ketua ikatan wartawan online (IWO) Way Kanan Fito Aliesetiady.

“Para pihak akan memberikan bagaimana mengindentifikasi berita HOAX dengan harapan nantinya peserta sosialisasi dapat getok tular kepada warga lainnya tentang pentingnya demokrasi,” kata
I Gede Klipz Darmaja.

Ia menambahkan bahwa Program Pendidikan Pemilih ini merupakan duplikasi kegiatan KPU RI melalui KPU Propinsi Se-Indonesia, namun dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Way Kanan.

Kegiatan ini sudah dilakukan secara daring sebelumnya melibatkan peserta dari organisasi KNPI,Pemilih Perempuan,PGRI dan Pemilih Pemula.

“Kegiatan pendidikan pemilih ini bertujuan meningkatkan partisipati pemilih dan pendidikan politik pada pemilih,” jelas I Gede Klipz Darmaja.

Sementara itu Ketua Iwo Way Kanan,¬†Fito Aliesetiady sebagai narasumber pertama mengatakan, “Berfikirlah Sebelum melakukan Klik” ini salah satu tips untuk menghindari dan mengindefikasi Berita Hoax.

“Cermati berita tersebut sebelum meneruskan postingan tersebut ke medsos atau ke group whataps.Ingat perlu berhati-hati dalam memposting ke akun media sosial, pahami konten yang akan diposting agar tidak menyinggung orang lain atau hal yang mengandung unsur sara tidak baik,” pungkas ketua Fito Aliesetiady.

Sementara itu Ponita dewi sebagai narasumber kedua mengatakan komunikasi publik adalah salah satu jenis atau bentuk komunikasi, komunikasi itu sangat penting dalam sosialisasi, sebagai kader demokrasi harus memahami dasar – dasar dari komunikasi.

“Perlu diketahui tidak semua orang bisa berbicara di depan publik (orang banyak) kerap kita lihat ada yang gemetaran dan lupa apa yang akan di sampaikan , ponita mengajak kepada kader DP3 agar mau belajar berkomunikasi,” tutup ponita Dewi.

Kegiatan tersebut dihadiri 25 peserta dari unsur tokoh masyarakat yang ada di kampung bukit gemuruh, pemuda-pemudi, tokoh perempuan, Peserta diutamakan yang aktif pada kegiatan kemasyarakatan misalnya Karang taruna, Kader Posyandu, Penggerak PKK, maupun mantan penyelengara.

Apriyadi

Komentar

Tinggalkan Balasan