BPJS-TK Bekali Siswa Magang SMKN 1 Gedung Aji dengan Perlindungan JKK dan JKM

Tulang Bawang, Metropolis — Kesadaran akan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pelajar yang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) terus diperkuat. BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tulang Bawang menggelar Sosialisasi Manfaat Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Siswa Magang di SMKN 1 Gedung Aji, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMKN 1 Gedung Aji Ristiana, S.Pd., M.M., serta sekitar 200 wali murid yang antusias mengikuti pemaparan mengenai perlindungan ketenagakerjaan bagi siswa yang akan terjun langsung ke dunia kerja melalui program magang atau PKL.

Dalam kegiatan itu, BPJS Ketenagakerjaan memberikan pemahaman mengenai hak, manfaat, dan bentuk perlindungan yang dapat diperoleh siswa selama menjalankan aktivitas magang. Materi yang disampaikan mencakup manfaat Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), yang menjadi bentuk perlindungan dasar bagi peserta saat menghadapi risiko kerja.

Kepala SMKN 1 Gedung Aji, Ristiana, mengatakan kegiatan tersebut sangat penting karena siswa yang menjalani PKL akan berinteraksi langsung dengan lingkungan kerja yang memiliki berbagai potensi risiko.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap siswa dan orang tua memahami bahwa perlindungan selama magang merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi. Dengan adanya jaminan sosial ketenagakerjaan, siswa dapat menjalankan kegiatan PKL dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan interaktif. Setelah sambutan kepala sekolah, peserta mendapatkan pemaparan materi dari BPJS Ketenagakerjaan yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah wali murid memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi terkait manfaat perlindungan dan mekanisme kepesertaan bagi siswa magang.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tulang Bawang, Gustanto Achmad, menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga penting bagi siswa yang sedang menempuh kegiatan magang atau praktik kerja lapangan.

Menurutnya, selama menjalankan PKL, siswa berpotensi menghadapi risiko kecelakaan kerja sehingga perlu mendapatkan perlindungan yang memadai.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan para siswa dan orang tua memahami bahwa BPJS Ketenagakerjaan hadir untuk memberikan rasa aman selama kegiatan magang berlangsung. Program JKK memberikan perlindungan apabila terjadi kecelakaan saat bekerja maupun dalam perjalanan menuju dan pulang dari lokasi magang, sedangkan JKM memberikan santunan kepada ahli waris apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja,” kata Gustanto.

Ia menambahkan, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi siswa magang merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan kerja sejak dini.

“Kami berharap seluruh siswa yang mengikuti PKL dapat terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian, mereka dapat fokus belajar dan mengembangkan kompetensi di dunia kerja tanpa rasa khawatir terhadap risiko yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan bersama SMKN 1 Gedung Aji berharap tercipta pemahaman yang lebih luas di kalangan siswa dan orang tua mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai perlindungan selama proses pembelajaran di dunia kerja.

Rls

Komentar