Pelantikan KONI Payakumbuh 2026–2030, Zulmaeta Tekankan Regenerasi dan Prestasi Atlet

Payakumbuh45 Dilihat

Payakumbuh – Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menyatakan dukungan Pemerintah Kota Payakumbuh terhadap kepengurusan baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Payakumbuh masa bakti 2026–2030 di bawah kepemimpinan Chairul Mufti.

Dukungan tersebut disampaikan Zulmaeta saat menghadiri pelantikan pengurus KONI Kota Payakumbuh masa bakti 2026–2030 di Aula Pertemuan Josrizal Zain lantai III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (6/8/2026).

Zulmaeta menyampaikan apresiasi kepada pengurus KONI periode 2022–2026 atas pengabdian yang telah diberikan sekaligus berharap kepengurusan baru membawa energi baru bagi pembinaan dan prestasi olahraga di Kota Payakumbuh.

“Atas nama Pemerintah Kota Payakumbuh, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus KONI Kota Payakumbuh periode 2022–2026 atas dedikasi dan pengabdiannya,” ujar Zulmaeta.

Ia mengatakan kepengurusan baru memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan pembinaan atlet secara terarah, termasuk menyiapkan regenerasi dan meningkatkan prestasi cabang olahraga di berbagai tingkatan.

“Harapan kita kepengurusan yang baru dapat menghadirkan semangat baru, meningkatkan prestasi, serta menjalankan pembinaan olahraga secara lebih terarah,” katanya.

Zulmaeta juga mengingatkan insan olahraga agar menjaga kebersamaan dan sportivitas dalam menjalankan organisasi maupun mengikuti berbagai kompetisi.

“Semoga proses ini berjalan dengan baik, menjunjung tinggi kebersamaan dan sportivitas dalam memilih dan menjalankan kepemimpinan terbaik,” ujarnya.

Menurut Zulmaeta, prestasi olahraga tidak dapat dibangun secara instan. Atlet membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kemampuan teknik, taktik, fisik, dan mental bertanding.

Karena itu, ia menilai kompetisi yang rutin menjadi bagian penting dalam menciptakan ruang bagi atlet untuk memperoleh pengalaman sekaligus menemukan bibit-bibit potensial.

“Kompetisi seperti ini menjadi langkah kita dalam mencari bibit-bibit atlet berbakat sekaligus mempersiapkan tim yang tangguh,” kata Zulmaeta.

Ia memastikan Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga sesuai kemampuan daerah. Menurutnya, kerja bersama antara KONI, pemerintah daerah, cabang olahraga, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar program pembinaan dapat berjalan efektif.

“Dukungan kami bukan sekadar simbol, tetapi bentuk keyakinan bahwa dengan kerja sama antara KONI dan pemerintah, prestasi olahraga akan lebih mudah dicapai,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Sumatera Barat Hamdanus mengapresiasi proses Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) KONI Payakumbuh yang berlangsung kondusif dan demokratis.

Menurut Hamdanus, proses tersebut menunjukkan adanya regenerasi kepemimpinan yang sehat, terlebih ketua periode sebelumnya tidak kembali mencalonkan diri.

“Demokrasi olahraga sangat luar biasa di Payakumbuh. Sangat jarang ketua yang sedang menjabat tidak maju lagi. Kami juga mengapresiasi tidak adanya gesekan di sini. Siapa pun yang terpilih adalah pilihan kita bersama untuk melanjutkan kejayaan olahraga di Payakumbuh,” ujar Hamdanus.

Hamdanus juga mengingatkan seluruh jajaran KONI dan cabang olahraga mengenai persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–14 Oktober dengan konsep tuan rumah bersama.

“Porprov Sumbar 2026 akan dilaksanakan pada 2–14 Oktober setelah vakum selama tujuh tahun. Walaupun dengan keterbatasan anggaran, mari kita sukseskan bersama pelaksanaan Porprov 2026 ini,” katanya.

Ketua KONI Kota Payakumbuh Chairul Mufti mengatakan kepengurusan baru akan segera berfokus pada persiapan kontingen menghadapi Porprov Sumatera Barat 2026.

Chairul yang juga Ketua HIPMI Payakumbuh itu menargetkan kontingen Kota Payakumbuh mampu meraih posisi terbaik pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

“Kita siapkan Payakumbuh meraih posisi terbaik dalam Porprov Sumbar yang akan digelar Oktober nanti. Semua cabang olahraga dan perangkat daerah terkait mari bersama-sama memajukan KONI dan olahraga di Payakumbuh,” ujar Chairul.

Ia mengatakan target tersebut akan diwujudkan melalui kerja bersama seluruh cabang olahraga dan perangkat daerah terkait.

“Kita satukan kekuatan. Semua cabang olahraga dan instansi terkait harus bersinergi untuk mewujudkan Payakumbuh Juara. Visi jangka pendek kita adalah mempersiapkan Porprov 2026 secara maksimal, kemudian menyusun kepengurusan yang inklusif dan solid,” katanya.

Chairul mengungkapkan Kota Payakumbuh akan mengirimkan 286 atlet dari berbagai cabang olahraga untuk mengikuti Porprov Sumatera Barat 2026. Para atlet tersebut telah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh masing-masing cabang olahraga.

“Sebelumnya sekitar 480 atlet mengikuti proses seleksi. Namun, keterbatasan dukungan anggaran membuat tidak seluruh atlet yang mengikuti proses pembinaan dapat diberangkatkan ke ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut,” ungkapnya.

Meski jumlah atlet yang diberangkatkan disesuaikan dengan kemampuan anggaran, Chairul tetap optimistis kontingen Payakumbuh mampu memberikan hasil terbaik.

“Kami optimistis dengan 286 atlet terbaik yang telah terpilih melalui seleksi. Mereka adalah putra-putri terbaik Payakumbuh yang siap mengharumkan nama daerah. Target posisi terbaik ini bukan sekadar wacana, tetapi sesuatu yang kami yakini bisa dicapai dengan kerja keras dan doa bersama,” katanya.

Kepengurusan baru KONI Kota Payakumbuh kini menghadapi agenda penting untuk segera diterjemahkan ke dalam program kerja, terutama persiapan menghadapi Porprov Sumatera Barat 2026. Dukungan pemerintah daerah, kesiapan cabang olahraga, serta kualitas atlet akan menjadi bagian penting dalam upaya membawa nama Payakumbuh meraih prestasi lebih tinggi di tingkat provinsi. (MC)

Tinggalkan Balasan