BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Masyarakat Hindu Mesuji

Institusi60 Dilihat

Meauji, Metropolis — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tulang Bawang memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat adat Hindu di Kabupaten Mesuji.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi program Jaminan Kematian (JKM) bagi masyarakat pekerja bukan penerima upah (BPU).

Sosialisasi berlangsung di Pura Puseh, Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti masyarakat Hindu setempat dan dihadiri Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Mesuji, I Komang Sutiake.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat Hindu di Mesuji mengenai pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Perlindungan tersebut diharapkan memberikan kepastian bagi pekerja dan keluarga ketika menghadapi risiko sosial ekonomi akibat meninggal dunia.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta yang langsung mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Sebanyak 150 masyarakat Hindu tercatat menjadi peserta pada segmen BPU.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tulang Bawang, Gustanto Achmad, mengatakan perluasan kepesertaan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh pekerja, termasuk masyarakat adat dan pekerja sektor informal, memperoleh perlindungan jaminan sosial.

“Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bukan hanya untuk pekerja formal. Masyarakat yang bekerja secara mandiri atau masuk dalam segmen BPU juga memiliki risiko dalam menjalankan aktivitasnya sehingga perlu mendapatkan perlindungan,” kata Gustanto.

Menurut dia, program JKM memberikan manfaat penting bagi keluarga peserta apabila peserta meninggal dunia bukan akibat kecelakaan kerja. Dengan kepesertaan tersebut, keluarga yang ditinggalkan dapat memperoleh manfaat sesuai ketentuan program.

Gustanto mengapresiasi dukungan PHDI Kabupaten Mesuji dan masyarakat Hindu Desa Talang Batu yang ikut mendorong peningkatan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada sosialisasi. Kesadaran masyarakat untuk melindungi diri dan keluarga melalui BPJS Ketenagakerjaan harus terus tumbuh dan menjadi kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Dia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus membangun kolaborasi dengan berbagai komunitas dan kelompok masyarakat untuk memperluas jangkauan perlindungan. Langkah tersebut penting agar semakin banyak pekerja di Mesuji dan wilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Cabang Tulang Bawang terlindungi dari berbagai risiko sosial ekonomi.

Kegiatan sosialisasi di Pura Puseh berlangsung lancar. Selain mendapatkan pemahaman mengenai manfaat program JKM, masyarakat juga mendapat kesempatan langsung untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bertambahnya 150 peserta BPU dari masyarakat Hindu Mesuji menjadi bukti bahwa perlindungan jaminan sosial semakin mendapat tempat di tengah masyarakat, termasuk komunitas adat dan keagamaan.

Rls

Tinggalkan Balasan