Panjat Tebing Perdana Masuk O2SN, Rudi Antoni: Terimakasih Ketum Yenny Wahid

Nasional, Sport News656 Dilihat

Bandar Lampung, Metropolis – Resmi dipertandingkan di olimpiade olahraga siswa nasional (O2SN) secara perdana pada tahun 2026, Rudi Antoni apresiasi sekaligus ucap terimakasih untuk Ketum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid.

Ketua Pengurus Provinsi Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Lampung, Rudi Antoni menyebut masuknya FPTI jadi cabor ke-enam pada O2SN tingkat SMP dan SMA diharapkan menjadi pemacu semangat atlet di daerah.

“Terima kasih PP FPTI, wabil khusus Ketua Umum Ibu Yenny Wahid, ini perdana di 2026 masa kepengurusan beliau, semoga ini menjadi kadang amal sekaligus jalan sukses untuk atlet panjat kedepan,” katanya, Selasa (19/05/2026).

Menurutnya, saat ini FPTI menjadi cabang olahraga prioritas yang juga masuk pada DBON.

Semua tentu tak lepas dari peran pengurus pusat dengan daya dukunv atlet yang luar biasa.

Terakhir Veddriq Leonardo menorehkan rekor dunia membanggakan di Olimpiade paris 2024 dengan menjadi satu-satunya peraih medali emas untuk indonesia.

“Tentu kami didaerah bangga, FPTI menjadi salah satu cabor dari enam yang masuk pada O2SN. Sebagai tindak lanjut kami juga berkomitmen membantu mensukseskan pelaksanaa di daerah,” ucapnya.

Rudi Antoni juga menyampaikan bahwa saat ini FPTI Pemprov Lampung tengah berkoordinasi dengan dinas Pendidikan, Igornas maupun MKKS Kabupaten/Kota untuk pelaksanaan pada tingkat SMP pada 15-17 Juni 2026 dan tingkat SMA usai penerimaan siswa baru nanti.

“Kami akan mengawal pelaksanaan, bahkan menjadi bagian dalam pelaksanaan O2SN di daerah, ini bukan gugur kewajiban saja tapi bagian ikhtiar membuka peluang masa depan atlet,” lanjutnya.

Menurutnya, FPTI saat ini di Lampung sedang berkembang, pengprov FPTI Lampung terus memasyarakatkan olahraga panjat, menggaet anak sejak usia dini.

“Kita di Lampung sedang fokus mengasah atlet sejak dini, dengan harapan bisa menjadi aset yang berprestasi untuk daerah maupun di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.

Saat kata Rudi Antoni, FPTI dan 5 cabor lain seperti, atletik, renang, bulutangkis, senam dan pencak silat sedang berkoordinasi intens dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung beserta instrumen lain untuk mensukseskan acara ini.

Sifat-sifat pelaksanaan berlangsung gotong-royong atau sukarela ditengah ketatnya efisiensi.

“Kalau ditanya siap atau gak, kami Lampung sangat siap, ini perdana maka kami siapkan venue terbaik berikut dengan peralatan, instrumen lain penunjang pertandingan seperti SDM untuk penjurian ataupun wasit”

“Kami akan berupaya memberikan layanan yang terbaik, kredibel dan transparan untuk suksesi O2SN ini,” demikian Rudiantoni.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico mengatakan, bahwa pada O2SN kali ini, enam cabang yang berkesempatan diharapkan dapat mensukseskan kegiatan ini.

“Ya, saya harap enam cabor ini dapat mensukseskan kegiatan O2SN. Ini tidak hanya bicara prestasi, tetapi untuk masa depan anak kita,” katanya.

Lebih lanjut, Thomas juga mengatakan,
Peran dari cabang olahraga sangatlah penting karena berkaitan dengan sarana dan prasarana dan SDM pendukung.

“Kita berkoordinasi dengan pihak kampus dan pihak pengurus provinsi enam cabang olahraga ini, karena hanya cabang yang tahu mana venue atau tempat yang menjadi rekomendasi berikut dengan SDM-nya,” demikian Thomas.

Red

Komentar