Teknologi Polymer Flooding, PHE OSES Mulai Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR)

Nasional32 Dilihat

Lampung, Metropolis – Manfaatkan studi Subsurface, analisis, design dan kajian mendalam dari berbagai ahli. PT Pertamina Hulu Energi OSES (PHE OSES) berhasil memulai implementasi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) perdana dalam negeri untuk Lapangan Offshore Rama, Wilayah Kerja Southeast Sumatra (WK SES).

Sebagai simbolis, launching Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) juga sudah dilakukan melalui seremoni injeksi pertama polimer yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna RDTX Square, Jakarta, Rabu (08/08/2026) lalu.

Inovasi terbaru ini digunakan untuk mendongkrak sumber pengeboran minyak yang sudah melewati puncak produksinya (Fase Mature) menjadi kembali meningkat dengan menggunakan Teknologi Polymer Flooding.

Alhasil, kini aset-aset puluhan tahun milik Pertamina bisa memperpanjang masa produktifnya.

“Teknologi polymer flooding diterapkan dengan menginjeksikan larutan polimer ke dalam reservoir untuk meningkatkan sweep efficiency, sehingga minyak yang sebelumnya sulit diproduksikan dapat terdorong menuju sumur produksi secara lebih optimal,” kata Manager Comunication Relations & CID PHE OSES, bapak Pinto Budi Bowo Laksono melalui rilis resminya, Senin (10/08/2026).

Tidak hanya soal inovasi, tapi ini adalah teknologi mutakhir, proses Recovery Factor ini menjadi tonggak sejarah kebangkitan teknologi migas di indonesia, sehingga dinilai mampu meningkatkan produksi atau ketahanan energi nasional.

“Metode ini merupakan salah satu teknologi EOR untuk meningkatkan recovery factor tahap lanjut pada lapangan-lapangan minyak yang telah memasuki fase mature,” lanjutnya.

PHE OSES menargetkan manfaat penuh dari proyek ini dapat direalisasikan hingga tahun 2030.

“Kita juga bisa memperoleh data operasional dan pembelajaran teknis serta memvalidaasi kinerja teknologi sebagai dasar pengembangan implementasi CEOR secara Full Sield,” demikian Pinto Budi Bowo Laksono.

Putra

Tinggalkan Balasan