Prihatin Soal Anak dan Lansia Terlantar ini Kata Firmansyah

Firmansyah Prihatin Anak dan Lansia Terlantar Masih Tinggi di Tapis Berseri

Bandar Lampunmg, (metropolis.co.id)  – Tingginya jumlah anak dan orang lanjut usia terlantar di Bandar Lampung, membuat prihatin Calon Wali Kota Dr. (Can) Ir. H. Firmansyah Y Alfian, MBA., M.Sc. Jika masyarakat memberikan amanah kepadanya memimpin Kota Bandar Lampung, Firmansyah berjanji akan menekan jumlah masalah kesejahteraan sosial itu.

Firmansyah mengatakan, Bandar Lampung merupakan salah satu kota besar dan kota terpadat di Pulau Sumatera atau di luar Pulau Jawa. Sehingga, begitu banyak persoalan yang ada di Kota Tapis Berseri ini. Baik itu masalah pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, keagamaan, dan keamanan.

“Masalah sosial akan menjadi salah satu program utama saya jika terpilih menjadi Wali Kota Bandar Lampung 2021-2024 bersama Prof. Dr. Ir. RA. Bustomi Rosadi, MS,” kata Rektor Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya itu, Jumat (05/06/2020).

Bang Firman—panggilan akrab Firmansyah—menjelaskan berdasarkan dara Badan Pusat Statistik (BPS) 2019 tercatat di Bandar Lampung terdapat 1.307 anak terlantar, 1.630 orang lanjut usia terlantar, dan 50.576 pakir miskin.

Bahkan, kata Ketua Aptisi Wilayah II-B. Lampung itu, kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berdasarkan BPB 2019 tercatat 429 kasus. “Hal ini menunjukkan dalam sehari ada satu sampai dua motor yang hilang di Bandar Lampung akibat curanmor.

Insya Allah, jika warga Bandar Lampung memberikan amanah kepada saya dalam Pilkada Desember 2020 mendatang, masalah sosial dan tingginya angka kriminalitas akan menjadi target utama kami dalam membangun Bandar Lampung Cerdas Berjamaah,” kata dia.

Untuk itu, lanjut bang Firman, dia dan Prof. Bustomi tetap akan maju dalam kontestasi Politik Bandar Lampung 2020 melalui jalur independent. “Mengapa independent, karena kami ingin berkoalisi dengan rakyat, tanpa ada tekanan dari politik manapun guna mewujudkan Kota Bandar Lampung Cerdas Berjamaah,” kata dia.

Red

Komentar